Bapanas Perkuat Pengawasan Keamanan Pangan untuk Tekan Kerugian Global
Badan Pangan Nasional (Bapanas) memperkuat sistem pengawasan keamanan pangan di tingkat pusat dan daerah.
Langkah ini diambil untuk menekan kerugian ekonomi global akibat pangan tidak aman yang diperkirakan mencapai US$310 miliar per tahun.
>>> Persija Jakarta Resmi Kontrak Shin Tae-yong Tiga Tahun
Penguatan sistem tersebut menjadi agenda utama dalam peringatan Hari Keamanan Pangan Sedunia setiap 7 Juni. Tahun ini, WHO mengusung tema "From Burden to Solutions: Safe Food Everywhere".
Deputi Bidang Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan Bapanas, Andriko Noto Susanto, menyatakan bahwa keamanan pangan adalah prasyarat mutlak untuk konsumsi yang aman dan sehat.
Pangan layak konsumsi harus bebas dari cemaran kimia, biologis, maupun fisik.
"Kaidah-kaidah keamanan pangan adalah pangan aman dikonsumsi, sehat, tidak mengandung cemaran kimia, biologi, maupun fisik," kata Andriko dalam peringatan Hari Keamanan Pangan Sedunia di Jakarta, Senin (8/6/2026).
Ia menambahkan bahwa salah satu ancaman nyata yang harus diantisipasi adalah residu pestisida melebihi ambang batas aman.
Dampak ketidakamanan pangan tidak hanya mengancam kesehatan, tetapi juga memicu kerugian finansial masif.
"Secara internasional, kerugian akibat pangan tidak aman mencapai US$310 miliar. Di Indonesia, kerugian dihitung dari penyakit tidak menular akibat pola makan tidak sehat.
Sangat besar nilainya," ujar Andriko.
Sinergi dan Pengawasan Lintas Sektor
Bapanas menjalin sinergi melalui penandatanganan perjanjian kerja sama dengan Kementerian Perdagangan terkait penjaminan keamanan pangan.
>>> Portronics Titan 35: Power Bank 20.000mAh dengan Kabel Bawaan dan PD 35W
Bapanas juga mendistribusikan mobil laboratorium keliling keamanan pangan ke sejumlah provinsi untuk memperluas pemantauan.
Sertifikat resmi diserahkan kepada Otoritas Kompeten Keamanan Pangan Daerah (OKKPD) yang bertugas mengawal keamanan pangan segar di tingkat provinsi hingga kabupaten/kota.
Update Terbaru
Indonesia Ajak Perusahaan China Tingkatkan Investasi di Sektor Bernilai Tambah Tinggi
Jumat / 24-07-2026, 02:48 WIB
Anggota DPR AS Olok-Olok Rencana AI 'Odyssey' Elon Musk
Jumat / 24-07-2026, 02:48 WIB
Soulja Boy Minta Tes DNA untuk Anak 3 Tahun, Akui Tak Yakin Jadi Ayah
Jumat / 24-07-2026, 02:47 WIB
Bidakara Jakarta Gelar Where Hope Begins Rayakan Hari Anak Nasional 2026
Jumat / 24-07-2026, 02:45 WIB
Penulis USA Today Bela Artikel Kontroversial soal Caitlin Clark
Jumat / 24-07-2026, 02:45 WIB
Investigasi Kematian Nolan Wells: Pemilik Kapal Izinkan Polisi Geledah, Seorang Wanita Bantah Bersamanya
Jumat / 24-07-2026, 02:44 WIB
Jennie BLACKPINK Rilis Single Solo Baru 'Less than a Lover' 24 Juli
Jumat / 24-07-2026, 02:37 WIB
HYOLYN Kembali dengan Mini Album Keempat 'OriginaLyn' dan Lagu Utama 'ChecK'
Jumat / 24-07-2026, 02:36 WIB
Ayah dan Anak Bos Pabrik Whip Pink Jadi Tersangka, Ini Alasannya
Jumat / 24-07-2026, 02:35 WIB
BRI Peduli Perkuat Karakter dan Wawasan Siswa di Hari Anak Nasional
Jumat / 24-07-2026, 02:35 WIB
Penyelundupan 3 Ton Sisik Trenggiling ke Kamboja, Jaringan Diburu
Jumat / 24-07-2026, 02:35 WIB
Nam Joo Hyuk Resmi Jadi Pemeran Utama Drama Heartbeat Karya Penulis Lovely Runner
Jumat / 24-07-2026, 02:35 WIB
Roy Kim Buka Rekrutmen Anggota Generasi Ketiga Fan Club ROYROSE
Jumat / 24-07-2026, 02:35 WIB
Hani EXID Bicara Kembali Berakting Setelah 3 Tahun Hiatus di Tengah Kontroversi Rumah Sakit Tunangan
Jumat / 24-07-2026, 02:35 WIB







