Persija Jakarta resmi mengumumkan Shin Tae-yong sebagai pelatih kepala yang baru pada Senin (8/6/2026) siang di Jakarta International Stadium.

Pelatih asal Korea Selatan itu menggantikan Mauricio Souza yang kontraknya habis setelah musim Super League 2025/2026 berakhir pada 26 Mei 2026.

>>> Cara Cek Penerima PIP 2026 Melalui Laman Resmi Kemendikdasmen

Shin Tae-yong hadir dalam konferensi pers perkenalan didampingi Presiden Persija Jakarta Mohamad Prapanca dan penerjemahnya, Jeje.

Shin mengaku sudah sangat mengenal stadion utama di Jakarta, seperti GBK dan JIS, karena sebelumnya melatih Timnas Indonesia selama lima tahun.

Ia menilai manajemen Macan Kemayoran menunjukkan keseriusan tinggi, yang memantapkan langkahnya menerima tantangan baru di kompetisi tertinggi sepak bola Indonesia.

"Coach Shin paling kenal dengan Persija. Shin merasakan juga Persija tim terbaik di Indonesia," ujar Shin melalui penerjemah.

Shin juga menyebut banyak tim bagus di Super League seperti Persib, Persija, Borneo, dan Bali, tetapi setelah bertemu manajemen Persija, ia ingin menantang diri di liga ini.

Juru taktik baru ini berkomitmen membawa perubahan positif, tidak hanya pada hasil pertandingan tetapi juga pada pengelolaan klub secara menyeluruh.

"Baik itu secara prestasi, sistem, dan ingin mengembangkan lebih lagi untuk perkembangan sepak bola Indonesia," kata Shin.

>>> Daftar Harga Gift TikTok Terbaru Juni 2026 dan Panduan Cara Belinya

Manajemen: Tonggak Sejarah Baru

Manajemen Persija menganggap momentum ini sebagai tonggak sejarah baru. Pemilihan JIS sebagai lokasi pengumuman merupakan bagian dari rencana strategis klub untuk musim depan.

"Sengaja kita pilih di JIS, kita berharap JIS nanti akan jadi kandang kita untuk musim yang akan datang," tutur Mohamad Prapanca.

Prapanca menjelaskan proses perekrutan telah melalui pertimbangan matang, termasuk penyaringan ketat untuk mendapatkan sosok paling sesuai dengan visi dan misi Persija.

Klub membutuhkan figur dengan pengalaman level tertinggi, kepemimpinan kuat, pemahaman sepak bola modern, serta mampu membangun budaya kompetitif dan keberlanjutan.

Manajemen berharap pergantian pelatih ini menjadi titik balik kebangkitan tim dan mengapresiasi dukungan Jakmania yang terus setia.

"Terima kasih kepada seluruh Jakmania yang terus memberikan dukungan dan kecintaan terhadap Persija," ujar Prapanca.

>>> Pasar Keuangan Asia Tertekan, IHSG dan Rupiah Ikut Terpuruk

Sebelumnya, Persija mengakhiri kerja sama dengan Mauricio Souza setelah kontraknya habis. Di bawah asuhannya, Persija mengumpulkan 71 poin dari 22 kemenangan, 5 imbang, dan 7 kekalahan.