Persija Jakarta resmi mengumumkan Nadeo Argawinata sebagai rekrutan anyar pada Rabu (22/7). Kiper berusia 29 tahun itu menandatangani kontrak berdurasi lima tahun hingga 2031.

Presiden Persija, Mohamad Prapanca, menyambut positif kedatangan Nadeo.

>>> Universitas Republik Indonesia: Tugas dan Rencana Pembangunan Kampus

Ia menilai pengalaman kiper timnas Indonesia itu di level klub dan internasional akan menjadi modal penting bagi Macan Kemayoran musim ini.

Kehadiran Nadeo menambah kekuatan Persija menatap target juara Super League 2026/2027. Namun, hal ini juga memicu pertanyaan soal nasib kiper senior Andritany Ardhiyasa.

Nasib Andritany di Tengah Persaingan

Sehari sebelum pengumuman Nadeo, Persija justru memperpanjang kontrak Andritany hingga musim 2026/2027. Kiper berusia 34 tahun itu tetap dianggap penting oleh manajemen.

Prapanca mengatakan pengalaman Andritany dibutuhkan untuk membimbing pemain muda dan menjaga harmoni tim. Andritany sendiri mengaku bersyukur masih dipercaya membela Persija.

Meski demikian, posisi Andritany sebagai kiper utama mulai terpinggirkan.

>>> Timnas Putri Indonesia Juara Piala AFF Wanita usai Cukur Laos 5-0

Dua musim terakhir, ia kalah bersaing dengan Carlos Eduardo yang tampil di 39 pertandingan dengan 15 clean sheet.

Musim lalu, Andritany tetap unjuk gigi saat Eduardo cedera. Ia bermain dalam 11 laga, lima di antaranya tanpa kebobolan.

Andritany telah membela Persija sejak 2010 dan mencatat sekitar 278 penampilan dengan 94 clean sheet.

Ia juga menjadi bagian dari skuad juara Liga 1 2018 dan Piala Menpora 2021.

Kiper kelahiran Jakarta itu menegaskan tetap termotivasi untuk bersaing secara profesional. Ia siap menjalankan peran sebagai pemain senior yang menjaga kekompakan tim.

>>> Kebakaran Hutan di Prancis Selatan Hanguskan 500 Hektare Lahan

Target saya membawa Persija meraih hasil terbaik dan kembali juara. Saya akan memberikan seluruh kemampuan untuk membantu tim, ujar Andritany.