Presiden Federasi Sepak Bola Italia (FIGC), Giovanni Malago, mengaku telah menyiapkan pengecualian gaji demi bisa mendapatkan Pep Guardiola sebagai pelatih timnas Italia.

Saat ini kursi pelatih Gli Azzurri masih kosong setelah Gennaro Gattuso mundur pada April lalu. Guardiola menjadi kandidat utama di antara sejumlah nama yang mencuat.

>>> Komunitas Palworld Ramai-ramai Minta Skin Sekhmet Maid ke Pocketpair

Saat masih menangani Manchester City, Guardiola dilaporkan menerima gaji 20 juta euro per tahun atau sekitar Rp472 miliar, belum termasuk bonus.

Angka tersebut terbilang besar bagi Italia yang tengah mengalami krisis keuangan.

FIGC disebut tidak dalam kondisi sehat setelah timnas gagal lolos ke Piala Dunia 2026 untuk ketiga kalinya berturut-turut.

Meski demikian, Malago menegaskan FIGC siap berkorban. Pihaknya akan membuat pengecualian khusus demi Guardiola bisa menangani Italia dan mengembalikan kejayaan yang telah sirna.

>>> Battlefield 6 Season 4 Dorong Jumlah Pemain Steam ke 81.745, Tertinggi dalam Lima Bulan

"Ada juga pertimbangan keuangan dan anggaran.

Dalam jangka pendek hingga menengah, mengatakan bahwa kita harus mengencangkan ikat pinggang adalah pernyataan yang meremehkan," ujar Malago dalam siniar Cronache di Spogliatoio, dikutip dari ESPN.

"Namun, beberapa pengecualian telah dibuat, yang mungkin terkait dengan nama yang sangat dominan saat ini," tambahnya.

Malago tidak menjamin negosiasi FIGC dengan Guardiola melalui Paulo Maldini akan berhasil. Namun, ia menilai dialog tetap perlu dijaga agar pintu negosiasi tetap terbuka.

>>> Mode PvE Vault Breaker Tiga Kali Lipat Pemain Marathon di Steam

"Bukan berarti pembicaraan ini pasti akan membuahkan hasil, tetapi saya percaya bahwa membuka dialog dan menjaganya tetap hidup adalah hal yang tepat dan penting," kata Malago.