Direktur Eksekutif Citra Komunikasi LSI Denny JA, Toto Izul Fatah, mendesak pemerintah segera mewujudkan slogan Taubat Ekologis dalam bentuk kebijakan nyata.

Pernyataan itu disampaikan menanggapi ajakan Menteri Lingkungan Hidup, Moh Jumhur Hidayat, yang memimpin penanaman 1.000 pohon di Cianjur.

>>> Naoki Hamaguchi: The Witcher 3 Jadi Inspirasi Game Ketiga Final Fantasy VII Remake

Toto menilai imbauan menjaga alam tidak boleh berhenti pada ucapan, melainkan harus diikuti perbaikan kebijakan makro.

"Jangan sampai masyarakat diminta mengurangi plastik dan menanam pohon, sementara industri besar terus membuang limbah dan merusak hutan tanpa pengawasan tegas," ujarnya.

Ia juga menekankan pemilihan jenis tanaman harus disesuaikan dengan kondisi wilayah, seperti pohon peneduh di kota atau tanaman produktif di desa.

>>> EMMO Bangun Enam Dealer di Papua di Tengah Kasus Markup Motor MBG

Sebelumnya, Menteri Lingkungan Hidup menyerukan gerakan pertobatan ekologis dalam rangka Hari Lingkungan Hidup Sedunia.

Menurutnya, langkah ini penting karena bumi menghadapi tiga krisis planet utama yang saling berkaitan.

"Kondisi bumi tidak sedang baik-baik saja. Kita perlu melakukan pertobatan ekologis," kata Moh Jumhur Hidayat.

>>> Pelanggan IndiHome Telkomsel Tembus 10,3 Juta di Kuartal I/2026

Kementerian Lingkungan Hidup menegaskan program ini bertujuan melatih masyarakat mengintrospeksi kebiasaan yang merusak alam dan melakukan aksi nyata.