YouTube mulai mengambil langkah tegas terhadap konten AI berkualitas rendah yang membanjiri platform.

Melalui pembaruan kebijakan YouTube Partner Program yang berlaku sejak 16 Juli 2026, platform video tersebut memperjelas jenis konten yang dianggap tidak autentik dan tidak lagi memenuhi syarat monetisasi.

>>> Josh Sawyer Puji Creation Engine: Mudah Digunakan Meski Rawan Bug

Kebijakan baru ini tidak melarang penggunaan AI secara keseluruhan. YouTube justru melihat AI sebagai alat yang dapat membantu kreator menghasilkan konten lebih berkualitas dan kreatif.

Masalah muncul ketika AI digunakan untuk memproduksi video dalam jumlah besar tanpa nilai tambah.

Head of Trust & Safety YouTube, Matt Halprin, menjelaskan bahwa teknologi AI memang membantu kreator membuat lebih banyak video, tetapi juga memungkinkan seseorang membuat ratusan video dengan isi hampir sama demi mengejar pendapatan iklan.

Jenis Konten yang Jadi Sasaran

YouTube mengidentifikasi tiga jenis konten yang tidak layak dimonetisasi.

Pertama, konten generik atau berulang, misalnya video yang dibuat menggunakan template yang sama terus-menerus hanya dengan mengganti gambar, suara, atau topik.

Kedua, konten yang sengaja dibuat untuk memancing emosi penonton demi mendapatkan view.

>>> Saham CoreWeave Anjlok 18% dalam Sepekan, Tertekan Rivalitas Meta dan Beban Utang

Contoh yang diberikan YouTube adalah video hewan yang sengaja dibuat dalam situasi berbahaya lalu diselamatkan agar terlihat dramatis.

Ketiga, penggunaan AI persona untuk membahas topik sensitif seperti kesehatan, hukum, atau keuangan. YouTube menilai konten semacam itu berpotensi menyesatkan penonton sehingga tidak ingin memberikan insentif monetisasi.

Kebijakan ini dinilai sudah waktunya diterapkan.

AI bukanlah masalah, tetapi ketika digunakan hanya untuk membuat ratusan video dengan isi hampir sama demi pendapatan iklan, kualitas platform akan menurun.

Langkah YouTube kali ini bertujuan mendorong kreator menghasilkan konten yang lebih orisinal, bukan sekadar lebih banyak.

>>> Produser GTA 5: GTA 6 Kemungkinan Tidak Akan Sertakan Konten yang Dipotong

Platform yang hidup dari iklan harus menjaga kualitas agar penonton tidak bosan dan pengiklan tetap tertarik.