Electronic Arts (EA) meyakini iklan dalam game bisa menjadi bagian yang lebih besar dari pengembangan game di masa depan.

Penerbit game ini mencari cara baru untuk memonetisasi judul-judul modern.

>>> Wonwoo SEVENTEEN Rilis Lagu Solo Spesial Spring, Summer, Fall, Winter di Ulang Tahun ke-30

Alexander Dao, Wakil Presiden Periklanan dan Sponsorship EA, menyatakan bahwa pengembang harus mulai merencanakan penempatan iklan sejak tahap awal pengembangan.

Menurutnya, pendekatan ini membuat iklan terasa lebih alami.

"Jika Anda benar-benar mendesainnya dengan pengalaman periklanan dan merek yang tepat sejak awal, itu akan lebih mudah.

Itu membuatnya terasa lebih asli," ujar Dao, seperti dikutip The Game Business.

Ia menambahkan bahwa pendekatan ini juga menciptakan "lebih banyak fleksibilitas dalam jenis merek yang bisa masuk dan keluar."

Dao melihat adanya peluang besar di sektor ini.

EA telah mulai menerapkan platform periklanannya melalui portofolio olahraga.

>>> Polisi Bongkar Home Industry Etomidate di PIK, WN Singapura Ditangkap

Sistem yang dibangun di atas mesin Frostbite ini memungkinkan merek menempatkan iklan di stadion virtual dan lingkungan dalam game lainnya tanpa mengganggu permainan.

Standar Industri Jadi Fokus Utama

Selain memperkenalkan iklan, EA juga bekerja untuk menstandarisasi cara pengukuran iklan dalam game.

Dao mengungkapkan bahwa perusahaannya berkolaborasi dengan Interactive Advertising Bureau (IAB) dan Integral Ad Science (IAS) untuk menetapkan standar pelaporan dan visibilitas yang konsisten.

"Bagaimana kami memastikan itu konsisten... mereka melihat konsistensi, dan mereka tahu bahwa itu muncul sebagaimana mestinya," jelas Dao.

Ia percaya upaya ini akan membantu menciptakan standar pengukuran umum yang dapat diadopsi penerbit lain di masa depan.

Meskipun iklan dalam game sudah umum di game seluler, perluasannya ke game konsol dan PC tradisional masih menjadi topik yang memecah belah di kalangan pemain.

>>> Gabriel Mutombo Rasakan Suasana Keluarga di Persib

Langkah EA ini bisa membentuk fase monetisasi berikutnya di industri game.