Polres Bandara Soekarno-Hatta membongkar sebuah rumah di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK), Jakarta Utara, yang diduga dijadikan tempat peracikan dan perakitan cartridge berisi etomidate.

Pengungkapan ini merupakan pengembangan dari penindakan paket kiriman yang diduga berisi bahan baku etomidate.

>>> Gabriel Mutombo Rasakan Suasana Keluarga di Persib

Dalam operasi tersebut, petugas mengamankan LHM, seorang warga negara Singapura yang diduga berperan sebagai peracik atau koki dalam proses produksi cartridge etomidate siap edar.

Selain itu, aparat menyita ribuan cartridge kosong beserta sejumlah peralatan yang digunakan untuk mengisi cairan etomidate ke dalam cartridge.

Pengembangan dari Penindakan Paket

Kapolres Bandara Soekarno-Hatta Kombes Pol Wisnu Wardana mengatakan pengungkapan kasus bermula dari ditemukannya cairan etomidate yang kemudian dikembangkan hingga mengarah ke sebuah rumah di kawasan PIK.

"Dari hasil pengembangan, kami menemukan ribuan cartridge yang telah dipersiapkan untuk produksi massal.

Saat ini penyidikan masih terus berlangsung untuk mengungkap jaringan yang terlibat serta peran masing-masing pelaku," ujar Wisnu, Jumat (17/7).

Penyidik masih mendalami sudah berapa lama aktivitas perakitan tersebut berlangsung, termasuk jumlah cartridge yang telah diproduksi maupun diedarkan.

"Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, sekitar dua liter cairan etomidate diperkirakan dapat diolah menjadi hampir 2.000 cartridge siap edar.

Namun, angka tersebut masih bersifat estimasi dan akan dipastikan melalui proses penyidikan lebih lanjut," jelas Wisnu.

>>> Polres Bengkulu Tangkap 50 Orang Diduga Anggota Geng Motor

Kepala Kantor Bea Cukai Soekarno-Hatta, Hengky Tomuan Parlindungan Aritonang menjelaskan, kasus ini berawal dari penindakan terhadap paket kiriman yang berisi dua botol cairan etomidate dengan berat bruto sekitar 2.200 gram.

Cairan tersebut disamarkan dalam kemasan sampo untuk mengelabui petugas dan ditindaklanjuti melalui metode control delivery, yakni membiarkan paket tetap dikirim dengan pengawasan ketat hingga tiba di alamat tujuan.