Polresta Bengkulu menangkap 50 orang yang diduga terlibat aksi geng motor di wilayah Kota Bengkulu dalam tiga bulan terakhir.

Penindakan ini merupakan bagian dari upaya kepolisian memberantas kelompok gangster yang meresahkan masyarakat.

>>> Gong Yoo Gelar Tur Jumpa Penggemar Asia Perdana Bertajuk "The Long Take"

Kapolresta Bengkulu Kombes Pol Rahmad Hidayat mengatakan pihaknya telah memetakan lokasi yang kerap menjadi tempat beroperasi kelompok tersebut.

"Kita telah melakukan pemetaan dari mana mereka beraksi dan aparat kepolisian terus mencari keberadaan geng-geng itu.

Dalam tiga bulan terakhir sudah 50 orang kita amankan dan proses hukumnya terus berjalan," kata Rahmad di Kota Bengkulu, Jumat (17/7).

Imbauan dan Langkah Antisipasi

Rahmad mengimbau para remaja di Kota Bengkulu agar tidak terlibat dalam aktivitas yang membahayakan diri sendiri maupun masyarakat.

>>> GIRLSET Rilis Single Hyperpop "CHAT" Jelang Album Debut

Polresta Bengkulu juga memanfaatkan teknologi facial recognition untuk mengidentifikasi pelaku tindak kriminal dan kelompok yang meresahkan.

Masyarakat diminta melaporkan gangguan keamanan melalui layanan darurat 110 atau 112, serta kepada personel Satpol PP, Babinsa, atau Bhabinkamtibmas.

Polresta Bengkulu meningkatkan patroli malam, terutama pada malam Minggu, untuk mengantisipasi aksi begal, geng motor, balap liar, dan tawuran pelajar.

>>> EVAN Bicara Transisi Solo dalam Cuplikan Film Dokumenter Perdananya

Rahmad menegaskan tidak akan memberikan toleransi terhadap aksi yang mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.