Kapal Penjaga Pantai China Patroli di Taiwan Timur, Taipei Mengecam
Perselisihan maritim antara China dan Taiwan kembali memanas. Kapal penjaga pantai Beijing berpatroli di perairan sebelah timur Taiwan.
Pihak Taipei melayangkan tuduhan bahwa kapal-kapal China telah mengganggu jalur pelayaran komersial. Beijing mengklaim memiliki yurisdiksi di kawasan yang dianggap Taiwan masuk dalam wilayah kewenangannya.
>>> Agoda Rilis Rute Penerbangan Termurah di Asia, Jakarta-Bandar Lampung Rp558 Ribu
Operasi penegakan hukum maritim di perairan timur Taiwan itu memicu perselisihan terbaru antara kedua pihak.
Beijing berargumen bahwa langkah tersebut merupakan upaya sah demi melindungi kedaulatan serta hak maritim China.
Langkah ini diambil China setelah Jepang dan Filipina sepakat memulai negosiasi resmi mengenai batas maritim. Menurut pihak China, kesepakatan tersebut turut melibatkan wilayah perairan di sekitar Taiwan.
Klaim Kedaulatan Wilayah Maritim
Juru Bicara Kantor Urusan Taiwan China, Zhang Han, menegaskan patroli itu merupakan tindakan penegakan hukum yang sesuai aturan.
Beijing juga akan terus memperkuat pengawasan dan kendali di perairan tersebut.
Di sisi lain, pemerintah Taiwan melayangkan kecaman keras.
Taipei melaporkan bahwa kapal-kapal China menghentikan kapal dagang dalam beberapa hari terakhir untuk meminta informasi asal dan tujuan pelayaran sambil mengklaim wewenang di sana.
Menteri Luar Negeri Taiwan Lin Chia-lung menilai China menggunakan dalih penegakan hukum untuk memperluas pengaruhnya. Ia menegaskan Beijing tidak memiliki hak untuk mencampuri urusan perairan di timur Taiwan.
"Komunis China tidak memiliki hak untuk ikut campur dalam urusan perairan timur Taiwan," tegas Lin.
>>> Drakor Teach You a Lesson Puncaki Top 10 Global Netflix
Aktivitas patroli itu dinilai Taiwan telah melanggar hukum internasional dan merusak status quo di kawasan.
Update Terbaru
Perusahaan AI Beli Buku Antik untuk Data Pelatihan, Lalu Hancurkan
Sabtu / 25-07-2026, 23:50 WIB
Valter Walker Minta Gaji Lebih Besar Usai Menang Submission di UFC Abu Dhabi
Sabtu / 25-07-2026, 23:50 WIB
Lexus LS400 1.500 Mil: Mobil Mewah Era Pra-Pemantauan Data
Sabtu / 25-07-2026, 23:49 WIB
RM BTS Bicara Kepemimpinan dan Perspektif dalam Wawancara Bella Freud
Sabtu / 25-07-2026, 23:49 WIB
Jaadugar: A Witch in Mongolia Tayang Perdana di Japan Expo 2026, Siap Rilis Global di Crunchyroll
Sabtu / 25-07-2026, 23:49 WIB
Kronologi Meninggalnya Jubir IKN Troy Pantouw di Rusun ASN Nusantara
Sabtu / 25-07-2026, 23:46 WIB
Palworld 1.0 Buktikan Daya Tahan, Raup 803.078 Pemain Steam Dua Pekan Setelah Rilis
Sabtu / 25-07-2026, 23:46 WIB
The East Palace Sukses Besar, Jadi No.1 di 17 Negara Tujuh Tahun Setelah Kingdom
Sabtu / 25-07-2026, 23:46 WIB
Presiden AFA Akui Argentina Kalah dari Spanyol: Kami Sakit Hati
Sabtu / 25-07-2026, 23:43 WIB
Jenazah Jubir IKN Troy Pantouw Bakal Tiba di Jakarta Besok
Sabtu / 25-07-2026, 23:43 WIB
Toiran Sebut Timnas Voli Kecapekan usai Gagal ke Final SEA V Cup
Sabtu / 25-07-2026, 23:42 WIB
FIFTY FIFTY Umumkan Tur Fancon Asia Perdana di Seoul, Tokyo, dan Manila
Sabtu / 25-07-2026, 23:42 WIB
Park Eun Bin Umumkan Tur Konser Penggemar 2026 'EUNBIN NOTE: EUNiverse'
Sabtu / 25-07-2026, 23:42 WIB
Nintendo Hadirkan Pengalaman Interaktif Switch 2 di San Diego Comic-Con 2026
Sabtu / 25-07-2026, 23:42 WIB







