Kronologi Meninggalnya Jubir IKN Troy Pantouw di Rusun ASN Nusantara
Juru Bicara Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) Troy Harold Yohanes Pantouw meninggal dunia di kamar huniannya di Rusun ASN 3 Tower 6, Kota Nusantara, pada Sabtu (25/7).
Tim medis Rumah Sakit Hermina IKN menyatakan Troy meninggal karena penyebab alami pada pukul 14.25 WITA.
>>> Palworld 1.0 Buktikan Daya Tahan, Raup 803.078 Pemain Steam Dua Pekan Setelah Rilis
Kronologi Kejadian
Deputi Bidang Pengendalian Pembangunan Otorita IKN Thomas Umbu Pati Tena Bolodadi mengungkapkan kronologi kejadian.
Troy sedianya bertolak ke Balikpapan pukul 08.00 WITA untuk memimpin ibadah di sebuah gereja.
Sejak pukul 06.00 WITA, Troy sudah terbangun dan beraktivitas normal. Namun, sopir pribadinya mulai curiga ketika panggilan telepon tidak dijawab menjelang waktu keberangkatan.
Sopir kemudian mendatangi kamar nomor 102 yang ditempati Troy. Pintu diketuk dan namanya dipanggil, tetapi tidak ada jawaban.
Pintu akhirnya dibuka paksa. Troy ditemukan sedang berbaring di atas tempat tidur dalam kondisi sudah tidak bernapas.
>>> The East Palace Sukses Besar, Jadi No.1 di 17 Negara Tujuh Tahun Setelah Kingdom
Pihak Otorita IKN segera membawa Troy ke RS Hermina IKN sekitar pukul 12.45 WITA. Setelah pemeriksaan, dokter memastikan meninggal karena sebab alami pada pukul 14.25 WITA.
Hasil pemeriksaan fisik awal tidak menemukan tanda-tanda mencurigakan. Keluarga menyebut Troy memiliki riwayat hipertensi dan rutin minum obat setiap hari.
Jenazah Troy langsung diberangkatkan ke Jakarta setelah proses administrasi dan penghormatan di RS Hermina IKN. Diperkirakan tiba di rumah duka pada Minggu pagi (26/7).
Troy dikenang sebagai pionir pemindahan ibu kota.
Ia bersama Thomas Umbu Pati dan Myrna Safitri ditunjuk membantu Kepala Otorita IKN Bambang Susantono saat pembangunan fisik dimulai pada 2021.
>>> Presiden AFA Akui Argentina Kalah dari Spanyol: Kami Sakit Hati
Pada masa awal, Troy berkantor di Balikpapan dan menempuh perjalanan darat dua jam setiap hari karena kawasan IKN masih berupa hutan tanaman industri, hingga akhirnya bisa menetap di Rusun ASN IKN.
Update Terbaru
Saya Tak Biarkan Claude Akses Kata Sandi, Sekalipun Anthropic Klaim Aman
Minggu / 26-07-2026, 00:31 WIB
Mahasiswi Hukum Dituntut Usai Bom Militer Disita di Dekat Perbatasan Irlandia
Minggu / 26-07-2026, 00:31 WIB
Katy Perry Murka karena Lagu 'Firework' Dipakai Video Militer Trump
Minggu / 26-07-2026, 00:31 WIB
Karim Adeyemi Resmi Tinggalkan Dortmund, Gabung Barcelona hingga 2031
Minggu / 26-07-2026, 00:29 WIB
Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026
Minggu / 26-07-2026, 00:29 WIB
Trik Air Willow Buatan Sendiri Bisa Gandakan Keberhasilan Stek Tanaman
Minggu / 26-07-2026, 00:28 WIB
5 Tips Feng Shui Meja Kerja agar Karier Makin Bersinar, Perhatikan Posisinya
Minggu / 26-07-2026, 00:28 WIB
Taurus Cocok dengan Zodiak Apa? Ini 4 Pasangan Paling Serasi untuk Asmara
Minggu / 26-07-2026, 00:28 WIB
Naik Kereta untuk Liburan? Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah
Minggu / 26-07-2026, 00:28 WIB
BI Kepri Resmi Buka CERNIVAL 2026, Transaksi Digital Tembus Rp6,74 Triliun
Minggu / 26-07-2026, 00:28 WIB
Rekan Setim Ungkap Messi Sudah Putuskan Pensiun dari Timnas Argentina
Minggu / 26-07-2026, 00:28 WIB
ADCP Lolos dari PKPU, Pengadilan Tolak Gugatan Mitra Proyek LRT City
Minggu / 26-07-2026, 00:28 WIB
Kasus Dugaan Kekerasan terhadap Jurnalis di Siak Masuk Tahap Penyelidikan
Minggu / 26-07-2026, 00:28 WIB
Perusahaan AI Beli Buku Antik untuk Data Pelatihan, Lalu Hancurkan
Sabtu / 25-07-2026, 23:50 WIB







