Sekretaris Jenderal Kabinet Taiwan Xavier Chang mengatakan pemerintahnya tidak akan menyerahkan sedikit pun wilayah maritim yang berada di bawah kendali Taiwan.

Konflik ini mempertegas ketegangan menahun antara kedua belah pihak.

Beijing memandang Taiwan sebagai bagian dari wilayah kedaulatannya dan menolak klaim kedaulatan Taipei.

Sebaliknya, Taiwan menolak klaim tersebut dan menyatakan hanya rakyat Taiwan yang berhak menentukan masa depan mereka.

Eskalasi di Laut China Selatan

Ketegangan ini kini merembet hingga ke kawasan Laut China Selatan.

Dalam sebulan belakangan, pihak Taiwan mengeluhkan kehadiran kapal penjaga pantai China yang beroperasi di dekat Kepulauan Pratas yang dikuasai Taiwan.

Kepulauan Pratas memegang posisi strategis di wilayah utara Laut China Selatan.

Menanggapi keberatan dari Taipei, Beijing kembali menyatakan bahwa Kepulauan Pratas merupakan wilayah kedaulatan China sehingga patroli di sekitarnya adalah aktivitas normal.

>>> Petronas Pasok 2 Juta Ton LNG per Tahun ke Jepang Selama 20 Tahun

Pihak China bahkan memberikan peringatan tegas kepada pemerintah Taiwan. Beijing menyatakan bahwa Taipei harus menanggung konsekuensi apabila terus melakukan tindakan yang dinilai provokatif.