Petronas Pasok 2 Juta Ton LNG per Tahun ke Jepang Selama 20 Tahun
Perusahaan energi milik negara Malaysia, Petronas, menandatangani kontrak jangka panjang selama 20 tahun untuk memasok gas alam cair (LNG) kepada perusahaan utilitas terbesar Jepang, JERA.
Kesepakatan ini mencakup pasokan sebanyak 2 juta ton LNG per tahun yang akan mulai berlaku pada tahun 2028.
>>> BI Evaluasi Potensi Kenaikan BI Rate pada RDG Juni 2026
Pengumuman tersebut disampaikan oleh para pemimpin kedua negara pada Rabu (10/6/2026) di Tokyo.
Langkah Strategis di Tengah Ketidakpastian Global
Perdana Menteri Jepang, Sanae Takaichi, menekankan pentingnya kemitraan ini di tengah ketidakpastian geopolitik yang mempengaruhi pasokan energi global.
"Di tengah ketidakpastian yang semakin besar dalam situasi energi global, kerja sama dengan Malaysia sebagai pemasok LNG yang stabil bagi Jepang menjadi semakin penting," ujar Sanae Takaichi.
Langkah ini diambil seiring upaya Jepang memperkuat cadangan energi domestik untuk mengantisipasi potensi kelangkaan pasokan LNG global akibat konflik di Iran.
Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim, melakukan kunjungan kerja selama tiga hari di Tokyo untuk bertemu dengan pejabat pemerintah dan pelaku industri Jepang.
>>> 10 Surah Pendek yang Paling Sering Dianjurkan dalam Salat Wajib
Melalui anak perusahaannya, Petronas LNG Ltd, pengiriman LNG akan menggunakan armada kapal generasi terbaru dengan kapasitas muat hingga 174.000 meter kubik.
Manajemen JERA menyatakan kerja sama ini meningkatkan fleksibilitas perusahaan dalam merespons fluktuasi permintaan LNG di masa depan.
JERA merupakan pembeli LNG terbesar di Jepang yang dibentuk oleh Tokyo Electric Power Company (TEPCO) dan Chubu Electric Power.
Berdasarkan data perdagangan pemerintah Jepang, Malaysia adalah pemasok LNG terbesar kedua bagi Jepang setelah Australia, dengan kontribusi sekitar 15 persen dari total impor.
Selain sektor LNG, kedua negara juga sepakat memperkuat rantai pasok mineral kritis, jaminan pasokan bahan baku pupuk, serta meningkatkan penggunaan mata uang ringgit dan yen untuk perdagangan bilateral.
>>> Pengaruh Penguatan Dolar terhadap Perhitungan Zakat Maal
Hubungan ekonomi ini diperluas melalui kerja sama strategis di bidang kecerdasan buatan (AI), semikonduktor, energi nuklir, pertahanan, dan keamanan maritim.
Update Terbaru
Manchester United Rilis Jadwal Pramusim 2026, Hadapi Atletico hingga PSG
Rabu / 10-06-2026, 15:53 WIB
Rupiah Menguat Tajam ke Rp17.940 per Dolar AS, Didorong Sentimen Positif
Rabu / 10-06-2026, 15:53 WIB
Marc Marquez Jalani Operasi Ganda Usai Kecelakaan di MotoGP Prancis
Rabu / 10-06-2026, 15:53 WIB
Bahlil Minta Kekurangan Program Makan Bergizi Gratis Diperbaiki Bersama
Rabu / 10-06-2026, 15:52 WIB
Puluhan Ribu Penerima PIP Lolos SNBT dan SNBP 2026, Berhak Dapat KIP Kuliah
Rabu / 10-06-2026, 15:52 WIB
Kejagung Tetapkan Mantan Kepala BGN Tersangka Korupsi Motor Listrik
Rabu / 10-06-2026, 15:52 WIB
Atap Bocor Bisa Sebabkan Rangka Baja Ringan Berkarat dan Ambruk
Rabu / 10-06-2026, 15:52 WIB
Pertamina Luncurkan Kapal Pembersih Sampah Otomatis di Bali
Rabu / 10-06-2026, 15:51 WIB
Harga BBM Pertamina 10 Juni 2026: Pertamax dan Pertamax Green 95 Naik Signifikan
Rabu / 10-06-2026, 15:50 WIB
PT Menthobi Karyatama Raya Tbk Targetkan Penjualan Rp1,390 Triliun pada 2026
Rabu / 10-06-2026, 15:50 WIB
Video Viral Rekam Objek Terbang Misterius di Area 51 Nevada
Rabu / 10-06-2026, 15:49 WIB
Psikolog Ungkap Ciri Kepribadian Orang yang Enggan Berbagi Makanan
Rabu / 10-06-2026, 15:49 WIB
BPJS Kesehatan Tekor Rp2 Triliun per Bulan, Terancam Gagal Bayar Juli 2027
Rabu / 10-06-2026, 15:49 WIB
OJK Beri Izin Usaha Pialang Asuransi untuk PT Sukses Utama Sejahtera
Rabu / 10-06-2026, 15:48 WIB






