Seorang wisatawan asal Rusia dan nakhoda kapal berhasil menyelamatkan diri dengan berenang ke daratan setelah kapal yang mereka tumpangi karam di perairan Pulau Seraya, Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur.

Kapal Berkah Kembar, sebuah kapal open deck, ditemukan dalam kondisi kosong tanpa awak maupun penumpang saat tim SAR gabungan melakukan pencarian.

>>> Perhitungan Runner-up Terbaik Piala AFF U19 Buka Peluang Indonesia

Pencarian yang dilakukan sejak Sabtu (6/6/2026) sore hingga malam hari sempat dibayangi skenario buruk. Namun, kekhawatiran itu sirna setelah keberadaan para korban diketahui keesokan harinya.

Nakhoda kapal, Rinaldi, dan satu-satunya penumpang berkebangsaan Rusia, Akob Gurgenovich Ter-Saakian, ternyata telah melakukan evakuasi mandiri.

"Benar, wisatawan asal Rusia," kata Kepala Satuan Polisi Perairan dan Udara (Kasatpolairud) Polres Manggarai Barat, Iptu Leonardo Marpaung, Minggu (7/6).

>>> Ekonom Soroti Target Operasional Bursa Mineral dan Komoditas Strategis

Leonardo menjelaskan bahwa kedua korban langsung mengambil tindakan penyelamatan saat kapal mulai tenggelam. Mereka nekat menerjang ombak dan berenang dari tengah laut hingga mencapai daratan terdekat.

"Keduanya berenang sendiri masing-masing dalam keadaan selamat," kata Leonardo.

Kapal Berkah Kembar awalnya melakukan perjalanan dari Ketentang menuju Pulau Seraya Kecil. Hingga saat ini, penyebab pasti kecelakaan laut tersebut belum diketahui.

>>> Roy Keane Kritik Harry Maguire Gagal Masuk Skuad Timnas Inggris

"Ternyata mereka berdua jago berenangnya," ujar Leonardo.