Mengenal Perbedaan Kalender Hijriah dan Masehi Berdasarkan Sistem Perhitungan
Melalui musyawarah para sahabat, disepakati bahwa titik awal penanggalan Islam dihitung sejak hijrah Nabi Muhammad SAW dari Makkah ke Madinah.
Peristiwa ini menjadi tonggak penting dalam peradaban Islam, sehingga penanggalannya dinamakan Kalender Hijriah.
>>> Gravity Game Link Buka Pra-Registrasi Seasonal Server EDDGA Ragnarok Online Classic
Sementara itu, Kalender Masehi berakar dari pembaruan kalender Julian yang digagas Julius Caesar.
Sistem Julian dinilai tidak selaras dengan siklus musim, sehingga Paus Gregorius XIII menginisiasi reformasi dengan meluncurkan kalender Gregorian pada tahun 1582.
Reformasi tersebut mengatur ulang formula tahun kabisat dan menetapkan 1 Januari sebagai awal tahun resmi. Sistem Gregorian kemudian diterima luas di Eropa dan menjadi standar penanggalan internasional.
Penentuan Awal Bulan dan Fungsi Tahun Kabisat
Penetapan awal bulan pada Kalender Hijriah dilakukan melalui metode rukyat (pemantauan langsung hilal) dan hisab (perhitungan astronomis).
Mekanisme ini berbeda dengan Kalender Masehi yang menggunakan sistem tanggal permanen tanpa indikator astronomis khusus.
Fungsi tahun kabisat pada kedua sistem juga berbeda. Pada Kalender Hijriah, tahun kabisat digunakan untuk menyelaraskan kelebihan waktu pada siklus bulan.
Sementara pada Kalender Masehi, tahun kabisat bertujuan menutup selisih durasi siklus bumi mengitari matahari.
Poin Perbedaan Kalender Hijriah dan Masehi
Pertama, dasar hitungan waktu Kalender Hijriah bertumpu pada perputaran bulan mengelilingi bumi, sedangkan Kalender Masehi pada revolusi bumi terhadap matahari.
Kedua, akumulasi hari dalam satu tahun Hijriah berjumlah 354 atau 355 hari, sementara Masehi 365 hari yang bertambah menjadi 366 hari pada tahun kabisat.
Ketiga, indikator awal bulan Hijriah berdasarkan kemunculan bulan sabit pertama, sedangkan Masehi tidak memakai penanda astronomis khusus.
Keempat, penyelarasan tahun kabisat Hijriah dirancang untuk menampung dinamika siklus bulan, sedangkan tahun kabisat Masehi mengompensasi panjang siklus matahari.
Kedua kalender memegang peranan penting. Kalender Masehi menopang urusan administrasi, birokrasi, dan interaksi global.
>>> Timnas Indonesia Naik ke Peringkat 119 FIFA Usai Kalahkan Oman
Kalender Hijriah menjadi acuan utama umat Muslim dalam menentukan ibadah dan hari besar keagamaan.
Update Terbaru
Sudaryono Akui Ada Pelanggaran di Program MBG, Tegaskan Pentingnya Kerja Tim
Kamis / 23-07-2026, 06:41 WIB
Indonesia Bantah Tangkap Aktivis Palestina, Abdul Karim Bukan Ulama
Kamis / 23-07-2026, 06:41 WIB
Tunjangan Guru Kemenag Lulusan PPG 2025 Cair Mulai Pekan Depan
Kamis / 23-07-2026, 06:37 WIB
Sarwendah Cabut dari Rumah Ruben Onsu, Akui Sering Didatangi Debt Collector Malam Hari
Kamis / 23-07-2026, 06:37 WIB
HMD Luncurkan Nokia 123 Shield, Ponsel Fitur Tangguh dengan USB-C dan Baterai 19 Hari
Kamis / 23-07-2026, 06:37 WIB
Review Corsair Clipper Pro Mini 60: Keyboard 60% dengan Harga Terjangkau dan Fitur Lengkap
Kamis / 23-07-2026, 06:26 WIB
Fetterman Kecam Trump soal Klaim Kecurangan Pemilu 2020
Kamis / 23-07-2026, 06:26 WIB
Kevin Feige Ungkap Rencana MCU hingga 2042, X-Men Jadi Inti
Kamis / 23-07-2026, 06:22 WIB
Hasbro Rilis Action Figure The Legend of Zelda Pertama dari Tears of the Kingdom
Kamis / 23-07-2026, 06:22 WIB
Palworld Akan Selalu Bisa Dimainkan, Bukan Live Service
Kamis / 23-07-2026, 06:22 WIB
Trump Hadiri Pemulangan Jenazah Empat Prajurit AS di Tengah Konflik Iran
Kamis / 23-07-2026, 06:21 WIB
Tantangan Hukum terhadap Penyelesaian Capital One Berpotensi Menunda Biaya Bunga
Kamis / 23-07-2026, 06:21 WIB
DPR AS Setujui RUU Pertahanan Rp 1,15 Triliun Terkait UU Pemilih
Kamis / 23-07-2026, 06:21 WIB
Spanyol Juara Piala Dunia 2026, FIFA Umumkan Tim Terbaik Turnamen
Kamis / 23-07-2026, 06:21 WIB







