Mengenal Perbedaan Kalender Hijriah dan Masehi Berdasarkan Sistem Perhitungan
Kalender Hijriah dan Masehi menjadi dua sistem penanggalan yang digunakan luas dalam kehidupan sehari-hari.
Masyarakat dunia melewati dua momen pergantian tahun setiap tahunnya, yaitu Tahun Baru Masehi pada 1 Januari dan Tahun Baru Hijriah pada 1 Muharram.
>>> Afghanistan Hadapi Pakistan di Turnamen Empat Negara 2026
Kedua penanggalan ini berjalan beriringan, namun memiliki fondasi perhitungan yang berbeda. Perbedaan ini membuat keduanya tidak pernah berjalan selaras secara permanen.
Perbedaan sistem penanggalan turut memengaruhi penentuan hari besar Islam, seperti Idul Fitri dan Idul Adha, yang terus bergeser dalam kalender Masehi.
Dasar Perhitungan Kalender Masehi dan Hijriah
Kalender Masehi dikategorikan sebagai kalender syamsiyah, yaitu sistem penanggalan yang mengandalkan pergerakan bumi mengelilingi matahari.
Sistem ini mengacu pada siklus tropis matahari dengan rentang waktu sekitar 365,2422 hari dalam satu tahun.
Satu tahun Masehi terbagi menjadi 12 bulan dengan jumlah hari yang bersifat tetap. Setiap empat tahun sekali, Februari mendapat tambahan satu hari sebagai tahun kabisat.
Sebaliknya, Kalender Hijriah tergolong sebagai kalender qamariyah karena formulasinya bertumpu pada pergerakan bulan mengelilingi bumi.
Sistem ini memanfaatkan 12 kali siklus sinodis bulan dengan rata-rata waktu 29,53 hari untuk satu siklus.
Jumlah hari pada setiap bulan Hijriah berkisar antara 29 atau 30 hari, tergantung pada penampakan hilal di malam ke-29.
Jika hilal tidak terlihat, bulan digenapkan menjadi 30 hari melalui skema istikmal, sehingga total satu tahun Hijriah mencapai 354 atau 355 hari.
Sejarah Perkembangan Kalender Hijriah dan Masehi
Penggunaan Kalender Hijriah bermula dan diresmikan pada masa pemerintahan Khalifah Umar bin Khattab.
Penetapan ini dipicu oleh kendala administrasi pada surat-surat resmi kerajaan yang hanya memuat nama bulan tanpa tahun.
Update Terbaru
Gus Miftah Siap Kembalikan Rp100 Juta Jika Terbukti Terima Aliran Dana Korupsi
Kamis / 23-07-2026, 04:41 WIB
Trump Dukung Gianni Infantino Jadi Sekjen PBB Usai Piala Dunia 2026
Kamis / 23-07-2026, 04:37 WIB
Serangan Drone Iran Makin Presisi, Intelijen AS Bingung Cari Dalang
Kamis / 23-07-2026, 04:36 WIB
Tanggapi Ancaman Iran, Trump: AS Tak Butuh Selat Hormuz
Kamis / 23-07-2026, 04:36 WIB
Matt Damon Belajar Jadi Pemimpin Film dari Robin Williams dan Tom Hanks
Kamis / 23-07-2026, 04:14 WIB
Activision Akui Matchmaking Call of Duty Dulu Lebih Baik, Perbarui Black Ops 7 dengan Sistem Klasik
Kamis / 23-07-2026, 04:14 WIB
Jadwal Pembayaran SSI Agustus 2026 Dimajukan, Cek Tanggalnya
Kamis / 23-07-2026, 04:14 WIB
Mohamed El-Erian Puji Program Rekening Investasi Anak Trump
Kamis / 23-07-2026, 04:14 WIB
Chick-fil-A Peringatkan Pelanggan Setelah Serangan Siber Bocorkan Data
Kamis / 23-07-2026, 04:14 WIB
Tomb Raider King Animated Series Umumkan Pengisi Suara Inggris, Tayang 22 Juli
Kamis / 23-07-2026, 04:11 WIB
Ted Lasso Season 4 Akan Fokus pada Tim Sepak Bola Wanita
Kamis / 23-07-2026, 04:11 WIB
Salvador Perez Samai Rekor Home Run Royals, Kalahkan Giants
Kamis / 23-07-2026, 04:11 WIB
Bikin Farm Otomatis di Minecraft? Ini Triknya Biar Gak Repot Lagi!
Kamis / 23-07-2026, 04:07 WIB
Perubahan eFootball dari Masa ke Masa: Dari PES ke Free-to-Play
Kamis / 23-07-2026, 04:07 WIB







