Presiden Amerika Serikat Donald Trump dikabarkan akan mendukung Presiden FIFA Gianni Infantino untuk menjadi Sekretaris Jenderal PBB setelah Piala Dunia 2026.

Dukungan ini muncul di tengah hubungan erat keduanya selama persiapan dan penyelenggaraan Piala Dunia 2026.

>>> Serangan Drone Iran Makin Presisi, Intelijen AS Bingung Cari Dalang

Mengutip Times of Israel, Trump meyakini Infantino memiliki reputasi internasional dan kemampuan kepemimpinan yang cukup untuk memimpin PBB.

Trump menilai sepak bola sebagai sarana pemersatu negara, sehingga Infantino dinilai memiliki modal penting.

Namun, Infantino harus melalui proses panjang untuk menduduki kursi Sekjen PBB.

Ia perlu memperoleh dukungan dari 15 anggota Dewan Keamanan PBB.

Belum diketahui apakah Infantino berminat mencalonkan diri atau sudah membahas wacana tersebut dengan Trump.

Trump menilai kandidat yang ada saat ini belum cukup kuat, sehingga Infantino bisa menjadi sosok alternatif.

Gagasan ini juga didukung oleh sekutu dekat Trump, Paolo Zampolli.

Menurutnya, pengalaman Infantino memimpin FIFA menjadi bekal untuk memimpin PBB.

>>> Tanggapi Ancaman Iran, Trump: AS Tak Butuh Selat Hormuz

Dukungan Trump disebut sebagai bentuk balas budi atas hubungan baik selama Piala Dunia 2026.

Trump baru-baru ini mengakui menghubungi Infantino terkait kartu merah yang diterima striker AS, Folarin Balogun.

Ia meminta peninjauan kembali keputusan kartu merah tersebut, meski membantah meminta pembatalan hukuman.

Kedekatan keduanya terlihat saat Infantino memberikan FIFA Peace Prize kepada Trump akhir tahun lalu.

Infantino menyatakan Trump layak atas penghargaan itu karena mendorong gencatan senjata di Gaza.

Pencalonan Infantino akan mematahkan tradisi tidak tertulis bahwa Sekjen PBB berikutnya berasal dari Amerika Latin atau Karibia.

Kandidat lain yang disebut antara lain eks Presiden Chile Michelle Bachelet, diplomat Ekuador Maria Fernanda Espinosa, mantan Wakil Presiden Kosta Rika Rebeca Grynspan, dan Direktur Jenderal IAEA Rafael Grossi.

>>> Matt Damon Belajar Jadi Pemimpin Film dari Robin Williams dan Tom Hanks

FIFA dan Gedung Putih belum memberikan komentar resmi mengenai laporan tersebut.