"Ini adalah hal yang baik. Semoga kita semua bisa memperoleh manfaatnya," tutup Dr. Andry.

Rencana Jangka Panjang Campus League

Di sisi lain, pengelola kompetisi menyatakan bahwa kolaborasi bersama sektor pendidikan tinggi merupakan bagian dari rencana strategis jangka panjang organisasi.

Dalam kurun waktu tiga hingga empat tahun mendatang, penyelenggara menargetkan penerapan sistem pertandingan kandang dan tandang (home and away) bagi setiap kampus peserta.

Format kompetisi tersebut diproyeksikan mampu membangun basis penggemar secara organik, meningkatkan keterikatan alumni, serta membuka peluang pendapatan baru melalui sponsor, penjualan tiket, maupun merchandise resmi.

"Revenue itu bisa digunakan untuk mengongkosi tim, menggaji pelatih, atau membiayai perjalanan tim untuk away. Tim kampus juga bisa menjual merchandise," jelas Ryan.

>>> Senny Marbun Terpilih sebagai Presiden APSF Periode 2026-2030

Penerapan sistem kompetisi berkala ini sekaligus mendorong pihak universitas untuk terus meningkatkan kualitas infrastruktur arena pertandingan agar memenuhi standar penyiaran yang layak.