Ketua Komite Paralimpiade Nasional (NPC) Indonesia, Senny Marbun, resmi terpilih sebagai Presiden ASEAN Para Sports Federation (APSF) untuk periode 2026-2030.

Pemilihan berlangsung dalam Majelis Umum APSF di Grand Ballroom Hotel Alila, Solo, Sabtu (6/6/2026).

>>> Marc Marquez Rebut Pole Position di Kualifikasi MotoGP Hongaria 2026

Senny Marbun meraih tujuh suara dari sebelas negara anggota, mengungguli kandidat asal Thailand, Maitree Kongruang, yang hanya memperoleh empat suara.

Dalam kepengurusan baru, posisi Wakil Presiden APSF di berbagai bidang akan diisi oleh Teo-Koh Sock Miang (Singapura), Y.

E. Yi Veasna (Kamboja), Michael Barredo (Filipina), dan Than Than Htay (Myanmar).

Ali Yusri Abdul Ghafur dari Brunei Darussalam menjabat sebagai bendahara, sementara Sukanti Rahardjo Bintoro menjadi Sekretaris Jenderal.

Senny Marbun sebelumnya menjabat sebagai Wakil Presiden APSF bidang Media dan Komunikasi periode 2022-2026.

Di bawah kepemimpinannya di NPC Indonesia, tanah air sukses menjadi juara umum ASEAN Para Games tiga kali berturut-turut pada 2017, 2022, dan 2023, serta meraih prestasi gemilang di Paralimpiade.

"Saya ingin prestasi negara-negara di Asia Tenggara lebih maju lagi ke depannya. Karena kalau melihat prestasi Indonesia, sebenarnya sudah melampaui batas," kata Senny Marbun.

Ia menekankan pentingnya negara-negara tetangga untuk menyamai perkembangan yang telah dicapai Indonesia.

"Kita sudah pernah juara tiga kali berturut-turut di ASEAN Para Games, dan capaian medali Indonesia juga bagus di Paralympic.

Sekarang saya ingin negara-negara Asia Tenggara mengikuti jejak Indonesia agar bisa terus melangkah ke depan," lanjutnya.

Menurut Senny, peningkatan prestasi harus didukung kesadaran pemerintah setempat dalam memberikan perhatian kepada masyarakat disabilitas.

>>> PWNU Jatim Gelar Daurah Aswaja 2026 untuk 300 Mahasantri