PWNU Jatim Gelar Daurah Aswaja 2026 untuk 300 Mahasantri
Sebanyak 300 mahasantri penerima program beasiswa kerja sama Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur mengikuti Daurah Aswaja 2026 di Gedung PWNU Jawa Timur, Surabaya, pada Minggu.
Kegiatan pembinaan ini menyasar para penerima beasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Kota Surabaya.
>>> Gubernur Bengkulu Instruksikan Gaji ke-13 ASN Cair Paling Lambat Senin
Para peserta mendapatkan pendalaman mengenai Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja), pembekalan kepemimpinan, serta pengembangan kapasitas diri untuk menjadi agen perubahan di masyarakat.
Penurunan Jumlah Peserta
Ketua Tim Pengembangan Pendidikan, Sumber Daya Manusia, dan Penelitian (PPSDM) PWNU Jawa Timur Prof Masykuri Bakri menjelaskan terdapat penurunan jumlah peserta daurah dibandingkan total penerima beasiswa tahun lalu yang menembus 450 orang.
"Kerja sama beasiswa PWNU dengan berbagai kampus tahun lalu (2025) meloloskan 450-an mahasantri penerima beasiswa, tapi Daurah Aswaja 2026 hanya diikuti 300 peserta dari kampus-kampus Surabaya," kata Prof Masykuri Bakri.
Seleksi program beasiswa PWNU Jawa Timur pada tahun 2026 sendiri meloloskan sekitar 250 mahasiswa dari total 603 pendaftar yang memenuhi syarat administrasi.
>>> KPK Ungkap Tarif Ilegal Percepatan Izin Tinggal Kasus Silmy Karim
Prof Masykuri mendorong agar para mahasantri tidak sekadar berfokus pada perkuliahan akademik, melainkan aktif dalam organisasi intra dan ekstra kampus demi menyongsong Indonesia Emas 2045.
"Mahasantri itu jangan hanya semata-mata belajar di kampus, tapi juga aktif dalam kegiatan ekstra dan intra kampus.
Kalau cuma kuliah itu akan mengalami defisit dalam waktu, prestasi dan leader/kader, karena umumnya orang-orang hebat di negeri ini berlatarbelakang aktivis, padahal dulu tidak banyak program beasiswa seperti sekarang, jadi manfaatkan beasiswa yang ada tapi juga tetap punya program non-pembelajaran," kata Prof Masykuri Bakri.
Pembentukan karakter dan jaringan tersebut dicontohkan Prof Masykuri melalui pengalamannya saat aktif di organisasi Pramuka hingga paduan suara sewaktu berkuliah di Malang selepas dari Pondok Pesantren Tebuireng.
>>> Roger Milla Masih Kokoh di Puncak Rekor Pencetak Gol Tertua Piala Dunia
Daurah Aswaja 2026 ini turut diisi oleh sejumlah narasumber seperti Guru Besar Unesa Prof HM Turhan Yani, Ketua PWNU Jawa Timur KH Abdul Hakim Mahfudz, dan Ketua Aswaja Center PWNU Jawa Timur KH Ma’ruf Khozin.
Update Terbaru
Cardi B Buka Suara soal Drama Maduka Okoye dan Ibu Anaknya
Kamis / 23-07-2026, 08:22 WIB
Ariana Biermann Putus Komunikasi dengan Kroy di Tengah Drama Perceraian
Kamis / 23-07-2026, 08:22 WIB
Penumpang Carnival Cruise Viral Garpu untuk Garuk Kaki
Kamis / 23-07-2026, 08:21 WIB
Kapal Basarnas Terbakar di Muara Baru, Tak Ada Korban Jiwa
Kamis / 23-07-2026, 08:21 WIB
Bahaya Obat Tramadol, Efeknya Dinilai Lebih Besar dari Manfaat
Kamis / 23-07-2026, 08:21 WIB
Jadwal Indonesia vs Filipina di SEA V Cup 2026 Leg 2: Kapan, di Mana?
Kamis / 23-07-2026, 08:21 WIB
Samsung Galaxy Z Fold8 dan Z Flip8 Resmi Rilis, Ini Harga di Indonesia
Kamis / 23-07-2026, 08:21 WIB
Lim Kim Rilis Album 'Exit to Nowhere', Catat Perjalanan 13 Tahun
Kamis / 23-07-2026, 08:16 WIB
Airlangga: Lokasi PFII dan KEK Bisa Satu Wilayah, Berbagi Zonasi
Kamis / 23-07-2026, 08:16 WIB
Trump Ancam Bom Jembatan dan PLT Iran Jika Selat Hormuz Diacak-acak
Kamis / 23-07-2026, 08:16 WIB
Program e.loop VW Group: Diskon Hingga 50% untuk Sewa EV
Kamis / 23-07-2026, 08:15 WIB
Huayra Roadster Manual Pertama di Dunia Akan Dilelang, Harga Capai Rp112 Miliar
Kamis / 23-07-2026, 08:14 WIB
Kejagung Terbitkan Sprindik Baru TPPU Emas 74 Kg dan Uang Rp543 M di Rumah Febrie
Kamis / 23-07-2026, 08:14 WIB
Netizen Protes Best 11 Piala Dunia 2026 Versi FIFA, Ini Daftarnya
Kamis / 23-07-2026, 08:14 WIB







