Riset FEB UGM: Workaholic Bisa Bahagia dengan Dukungan Lingkungan Kerja
Kecenderungan bekerja hingga larut malam atau terus memikirkan pekerjaan sering dikaitkan dengan stres dan kelelahan.
Namun, riset terbaru dari Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada (FEB UGM) menunjukkan fenomena berbeda.
>>> Badan Gizi Nasional Bantah Isu Penghentian Dana Makan Bergizi Gratis
Studi yang melibatkan lebih dari 400 karyawan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) ini mengungkapkan bahwa menjadi workaholic tidak selalu berdampak negatif.
Kerja keras justru dapat meningkatkan kebahagiaan di tempat kerja, asalkan karyawan merasa terus berkembang dan berada di lingkungan kerja yang positif.
Penelitian berjudul Inclusive Leadership and Workplace Happiness: Thriving as Mediator and Workaholism as Moderator in Indonesia ini dipimpin oleh Guru Besar Departemen Manajemen FEB UGM, Prof Reni Rosari.
Peran Kepemimpinan Inklusif
Reni menekankan bahwa gaya kepemimpinan inklusif memegang peran krusial dalam membangun kebahagiaan kerja.
Pemimpin yang inklusif tetap fokus pada target organisasi, namun juga memastikan setiap anggota tim merasa dihargai, didengar, dan diberi kesempatan berkembang.
"Dalam konteks seperti ini, kepemimpinan bukan hanya soal mencapai hasil, tetapi juga tentang bagaimana manusia diperlukan dalam proses mencapai hasil tersebut.
Di sinilah konsep inclusive leadership menjadi penting," ujarnya.
Temuan ini memberikan sudut pandang baru yang berbeda dari studi terdahulu yang mayoritas mengaitkan workaholism dengan tekanan mental.
Riset FEB UGM membuktikan bahwa kondisi tersebut bisa berjalan beriringan dengan kepuasan kerja.
>>> Mengenal Tata Cara dan Keutamaan Puasa Daud bagi Umat Muslim
Reni memaparkan bahwa kebahagiaan tetap bisa dirasakan oleh karyawan workaholic saat mereka mencapai fase thriving at work.
Fase ini merupakan kondisi ketika seorang individu tetap produktif sembari terus belajar dan mengalami pertumbuhan dalam karier.
Update Terbaru
Transfer Robert Lewandowski ke Chicago Fire Tak Banyak Disorot Media
Kamis / 23-07-2026, 14:56 WIB
Larry David Gagal Jawab Pertanyaan Sereal di Premiere Millionaire
Kamis / 23-07-2026, 14:56 WIB
DPR AS Sahkan Aturan Larangan Jual Beli Saham Anggota Kongres dan Voter ID
Kamis / 23-07-2026, 14:56 WIB
Sporting Kansas City Hadapi Minnesota United di MLS
Kamis / 23-07-2026, 14:52 WIB
Kuasa Hukum Jokowi Hormati Putusan Sela Eksepsi Dokter Tifa
Kamis / 23-07-2026, 14:52 WIB
Proyek Gas Raksasa North Hub Mulai Dibangun, Investasi Tembus US$11,8 Miliar
Kamis / 23-07-2026, 14:51 WIB
Dokter Tifa Syukur Eksepsi Dikabulkan, Kasus Ijazah Jokowi Dihentikan
Kamis / 23-07-2026, 14:50 WIB
Persib Resmi Bebas Transfer Ban FIFA, Rekrutan Baru Siap Didaftarkan
Kamis / 23-07-2026, 14:49 WIB
OnePlus N6x Resmi Meluncur 31 Juli, Desain Kamera Berubah Total
Kamis / 23-07-2026, 14:49 WIB
Gaya Hijab Syari Ayu Pratiwi, Puteri Indonesia Pariwisata 2009, saat Menikah di Usia 39
Kamis / 23-07-2026, 14:49 WIB
Bolehkah Retinol Dicampur Niacinamide dan Vitamin C? Ini Penjelasannya
Kamis / 23-07-2026, 14:49 WIB
Perbandingan Samsung Galaxy Z Fold8 Ultra, Oppo Find N6, dan Motorola Razr Fold
Kamis / 23-07-2026, 14:49 WIB
Pesanan Changan Deepal S05 Tembus Ratusan Unit, Harga Rp500 Jutaan
Kamis / 23-07-2026, 14:49 WIB







