"Bekerja keras tidak selalu identik dengan penderitaan.

Dalam konteks budaya kolektivitas seperti Indonesia, kerja keras bisa menjadi sumber makna, selama ada rasa berkembang dan dukungan dari pemimpin yang inklusif," tutur Reni.

Pengaruh Budaya Organisasi di Indonesia

Karakteristik budaya kerja di Indonesia, termasuk pada lingkungan BUMN, dinilai memiliki keunikan tersendiri.

Pola organisasi yang hierarkis disertai tuntutan tugas tinggi membuat kerja keras sering dipandang sebagai cerminan dedikasi, loyalitas, hingga nilai moral.

Kehadiran sosok pemimpin yang mampu menghadirkan suasana kerja adil serta suportif menjadi faktor yang sangat menentukan.

Kebahagiaan karyawan tidak dapat dipenuhi hanya melalui penyediaan fasilitas atau insentif materi, melainkan harus ditopang oleh hubungan sehat antara atasan dan bawahan.

>>> Jaga Kebersihan Hunian dengan Rutin Merawat Empat Area Rumah Setiap Minggu

"Pada akhirnya, inclusive leadership mengajarkan satu hal yang sederhana tetapi juga mendalam. Ketika manusia diberi ruang untuk bertumbuh, bahkan kerja keras sekalipun bisa menjadi sumber kebahagiaan," tutupnya.