Presiden Prabowo Subianto secara resmi menetapkan Nanik S. Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru.

Penunjukan ini dilakukan untuk mengisi posisi yang sebelumnya ditempati oleh Dadan Hindayana.

>>> Piala Dunia 2026 Diprediksi Suntik Ekonomi AS Rp303 Triliun

Nanik sebenarnya bukan sosok asing di lingkungan lembaga yang baru dibentuk pada era pemerintahan Prabowo ini.

Sebelum dipercaya menjadi pucuk pimpinan, ia telah lebih dulu mengabdi sebagai Wakil Kepala BGN.

Informasi mengenai perubahan struktur kepemimpinan ini disampaikan langsung oleh Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi.

Pernyataan tersebut dirilis dalam sesi keterangan pers di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Selasa malam, 2 Juni 2026.

Profil dan Perjalanan Karier Nanik S. Deyang

Nanik Sudaryati Deyang dikenal publik sebagai seorang jurnalis senior sebelum akhirnya terjun ke panggung politik dan birokrasi. Tokoh yang akrab disapa Nanik S.

Deyang ini lahir di Kabupaten Madiun, Jawa Timur, pada 3 Januari 1968.

Karier profesionalnya bermula di dunia pers sebagai wartawati di Tabloid Bangkit, sebuah media yang berada di bawah naungan Kompas Gramedia.

Setelah itu, ia melebarkan sayap dengan menjabat sebagai pemimpin redaksi di Kelompok Media Peluang (KMP).

Pengalaman bertahun-tahun di industri media membentuk Nanik menjadi sosok dengan kemampuan komunikasi publik yang sangat mumpuni.

Hal inilah yang menjadi salah satu modal kuatnya saat dipercaya memegang peran strategis di pemerintahan.

Nama Nanik semakin dikenal luas secara nasional saat ia mulai aktif mendukung pergerakan politik Prabowo Subianto.

Pada kontestasi Pemilihan Presiden 2019, ia dipercaya mengemban amanah sebagai Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) pasangan Prabowo-Sandiaga Uno.

Seiring terbentuknya pemerintahan baru, karier Nanik terus menanjak dengan menduduki jabatan Wakil I di Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin).