Legenda Manchester United, Gary Neville, melontarkan kritik tajam kepada Thomas Tuchel.

Hal ini terkait komentar pelatih timnas Inggris itu soal DNA atau genetika tim usai kekalahan di semifinal Piala Dunia 2026.

>>> Manfaat Mat Pilates yang Bisa Didapatkan di Wellnest Fest Vol.2

Neville mengaku terganggu dengan pernyataan Tuchel.

Ia menilai Tuchel melakukan sejumlah kesalahan dalam pengambilan keputusan yang berdampak pada cara bermain Inggris saat unggul 1-0.

"Saya sangat bermasalah dengan itu. Dia tidak memasukkan Kobbie Mainoo, sosok yang bisa menahan bola lebih baik dari lainnya.

Dia tidak memasukkan Bukayo Saka, yang juga lebih baik dalam urusan menahan bola," ujar Neville.

Neville juga menyoroti keputusan Tuchel yang tidak membawa sejumlah pemain bertalenta. "Dia tidak membawa Phil Foden, Cole Palmer, Adam Wharton, Morgan Gibbs-White, dan Trent Alexander-Arnold.

>>> Rumah Pantai Orlando Bloom di Malibu Dilego Rp160 Miliar

Dia meninggalkan barisan pemain yang punya talenta bagus," katanya.

Menurut Neville, keputusan Tuchel memainkan pemain bertipe bertahan juga keliru. Ia menilai Tuchel memberikan pesan untuk bertahan, namun pemain justru bertahan lebih dalam di kotak penalti.

Sebelumnya, Tuchel mengatakan tidak menginstruksikan Inggris bertahan lebih dalam. Ia menyebut tekanan Argentina yang membuat situasi demikian.

Tuchel juga menyinggung DNA timnas Inggris yang tidak terbiasa menguasai bola seperti Spanyol atau Argentina.

>>> Head to Head Prancis vs Inggris di Perebutan Peringkat Ketiga Piala Dunia 2026

Setelah kalah dari Argentina, Inggris masih memiliki satu pertandingan lagi. Mereka akan menghadapi Prancis dalam perebutan tempat ketiga pada Minggu (19/7) pukul 04.00 WIB.