5 Makanan yang Paling Cepat Merusak Otak Menurut Ahli Harvard
Apa yang Anda konsumsi setiap hari tidak hanya memengaruhi kesehatan fisik, tetapi juga fungsi otak.
Menurut ahli nutrisi sekaligus pakar kesehatan otak dari Harvard Medical School, Dr. Uma Naidoo, pola makan yang tepat berperan penting dalam menjaga suasana hati, daya ingat, hingga kesehatan mental secara keseluruhan.
>>> Jadwal Pemberian Pakan Ayam Kampung Terbaru 2026 Agar Pertumbuhan Merata dan Cepat Besar
Sebaliknya, sejumlah jenis makanan justru dapat berdampak buruk pada kinerja otak jika dikonsumsi berlebihan. Makanan-makanan tersebut berpotensi menurunkan kemampuan konsentrasi, memengaruhi suasana hati, hingga meningkatkan risiko gangguan kognitif.
Makanan dengan Minyak Olahan
Minyak olahan sering kali diekstraksi dari kedelai, jagung, lobak (sumber minyak canola), biji kapas, bunga matahari, dan biji safflower.
Minyak olahan seperti ini banyak mengandung asam lemak omega-6.
Konsumsi omega-6 yang berlebihan dapat memicu tubuh memproduksi bahan kimia yang dapat memicu peradangan otak.
Jika Anda menumis sayuran atau memanggang ikan atau daging, disarankan menggunakan minyak zaitun atau minyak kelapa.
Makanan dengan Tambahan Gula dan Gula Buatan
Secara umum, otak menggunakan energi dalam bentuk glukosa untuk mendorong aktivitas seluler.
Namun, pola makan tinggi gula bisa menyebabkan kelebihan glukosa di otak, yang dapat menyebabkan gangguan memori dan berkurangnya plastisitas hipokampus.
Tidak hanya itu, makanan gurih juga mengandung gula tambahan yang tersembunyi, seperti saus pasta yang dibeli di toko, saus tomat, saus salad, dan bahkan sup kalengan.
Makanan Olahan
Makanan ultra-olahan, seperti nugget dan sosis, dapat membuat Anda berisiko memiliki telomer yang lebih pendek.
Telomer yang lebih panjang cenderung mendorong penuaan sel yang sehat, sementara telomer pendek meningkatkan risiko penyakit degeneratif di awal kehidupan.
Update Terbaru
DKI Jakarta Bebaskan Sanksi Administratif Pajak Kendaraan Bermotor
Selasa / 02-06-2026, 15:09 WIB
Sudah Pakai NPPN, Bisakah WP OP Kembali ke PPh Final UMKM di 2026? Ini Aturan Resminya
Selasa / 02-06-2026, 15:09 WIB
Roblox Luncurkan Fitur Kids vs Select, Cara Baru Lindungi Anak Paling Aman 2026
Selasa / 02-06-2026, 15:09 WIB
John Herdman Puji Progres Marselino Ferdinan di Pemusatan Latihan
Selasa / 02-06-2026, 15:04 WIB
Diplomasi Prabowo Tarik Investasi Rp2.430 T, Dampak Nyata 2026
Selasa / 02-06-2026, 15:04 WIB
Konsolidasi Asuransi BUMN: 15 Entitas Resmi Jadi 3, Modal Makin Kuat di 2026
Selasa / 02-06-2026, 15:04 WIB
John Herdman Promosikan Mathew Baker ke Timnas Senior Indonesia untuk FIFA Matchday Juni 2026
Selasa / 02-06-2026, 14:59 WIB
5 Cara Membuat Kopi Low Acid di Rumah, Aman bagi Lambung dan Tanpa Ribet
Selasa / 02-06-2026, 14:59 WIB
Prabowo Pangkas 50% Rombongan PDLN, Istana Ungkap Aturan Terbaru 2026
Selasa / 02-06-2026, 14:59 WIB
Siapa Tony Soegiono yang Jadi Korban Pengurasan Rekening Rp1,2 Miliar oleh Terapis Spa di Surabaya
Selasa / 02-06-2026, 14:56 WIB
PSSI Targetkan Juara Piala AFF 2026 demi Kembalikan Kepercayaan Publik
Selasa / 02-06-2026, 14:54 WIB
BTN Kucurkan Kredit Rp 1,5 Triliun ke Pindad, Percepat Produksi Maung MV3
Selasa / 02-06-2026, 14:54 WIB
Indonesia Resmi Punya Domain .ai.id, Begini Cara Daftar dan Syarat Terbaru 2026
Selasa / 02-06-2026, 14:54 WIB
Heboh Kredit Bodong di Banyumas, 13 Pensiunan ASN Jadi Korban, Oknum Pegawai Mandiri Taspen Dipecat
Selasa / 02-06-2026, 14:54 WIB






