Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan bahwa banyak pakar global memproyeksikan Indonesia akan menjadi negara terkaya keempat di dunia pada tahun 2050.

Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat menghadiri Panen Raya TNI dalam rangka mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional di Malang, Jawa Timur, Kamis (17/7/2026).

>>> AREBI Banten Sertifikasi 260 Broker Properti, Sanksi Mulai Oktober 2026

"Banyak pakar di dunia sudah meramalkan bahwa dalam tahun 2045 sampai 2050 Indonesia akan menjadi negara keempat terbesar dan terkaya di dunia," kata Prabowo.

Menurut Prabowo, proyeksi tersebut menempatkan China sebagai negara dengan perekonomian terbesar, disusul Amerika Serikat, India, dan Indonesia.

"Tahun 2050, China nomor satu, Amerika nomor dua, India nomor tiga, Indonesia nomor empat," ujarnya.

Ia menambahkan bahwa pada posisi tersebut Indonesia diproyeksikan berada di atas sejumlah negara maju seperti Jepang, Inggris, Brasil, dan Prancis.

"Kita nanti 2050 di atas Jepang, di atas Inggris, Brazil, Prancis. Makanya kita sekarang harus siap," ucapnya.

>>> Thorn Fire Capai 10 Persen Terkendali, Evakuasi Berlanjut

Prabowo menekankan pentingnya memanfaatkan waktu menuju 2050 untuk menyiapkan generasi muda agar mampu menjadi motor penggerak bangsa.

"Itu 2050, 25 tahun lagi. Jadi anak-anak yang sekarang umur 10 tahun, yang di SD, nanti umur 35 tahun.

Dia intinya bangsa Indonesia. Jadi kalau tidak urus anak-anak itu, dia bagaimana menjadi negara keempat terbesar di dunia," katanya.

Karena itu, Prabowo menegaskan pemerintah akan terus berupaya menghapus kemiskinan dan kelaparan sebagai bagian dari persiapan menuju Indonesia yang lebih maju.

>>> Jaksa Ragu Permintaan Cucu John Gotti Tunda Penjara Demi Donasi Ginjal ke Ibunya

"Kita hilangkan kemiskinan dan kelaparan, apalagi kemiskinan ekstrem," pungkasnya.