Perusahaan dirgantara Korea Selatan, Korea Aerospace Industries (KAI), telah menyelesaikan pengiriman enam unit pesawat latih canggih T-50i ke Indonesia.

Dengan pengiriman ini, seluruh pesawat yang dipesan dalam kontrak tahun 2021 telah diterima oleh TNI Angkatan Udara.

>>> Indonesia Jadi Pendiri WAICO, Target Manfaat Ekonomi AI US$400 Miliar

Indonesia merupakan pelanggan ekspor pertama untuk pesawat T-50i, varian ekspor dari pesawat latih supersonik T-50 buatan Korsel.

Kontrak pengadaan T-50i ditandatangani KAI dengan TNI AU pada 2021. Pengiriman tahap pertama dilakukan pada Februari lalu, disusul enam unit sisanya.

Sebelumnya, pada 2011, KAI juga menandatangani kontrak pengadaan 16 unit T-50 untuk Indonesia.

Dengan tambahan enam unit T-50i, total pesawat keluarga T-50 yang diterima Indonesia kini mencapai 22 unit.

>>> Australia Pimpin Dunia dalam Tenaga Surya per Rumah Tangga, Bukan karena Sinar Matahari

Secara keseluruhan, Indonesia telah menerima 42 pesawat buatan Korea Selatan, termasuk 20 unit pesawat latih dasar KT-1.

Kerja Sama Pertahanan yang Semakin Erat

Kerja sama pertahanan antara Indonesia dan Korea Selatan terus berkembang. Selain pengadaan pesawat latih, kedua negara menjalin kolaborasi dalam pengembangan pesawat tempur generasi baru KF-21.

Indonesia menjadi salah satu mitra dalam proyek KF-21. Rampungnya pengiriman T-50i memperkuat kerja sama strategis kedua negara di bidang industri pertahanan.

>>> Rosetta Miller-Perry, Tokoh Pers dan Aktivis HAM, Meninggal di Usia 91

Hal ini juga mendukung peningkatan kemampuan pelatihan dan kesiapan operasional TNI AU.