PT Len Industri (Persero) resmi memperkenalkan radar Ground Control Interception (GCI) generasi terbaru yang dipasang di Banjarbaru, Kalimantan Selatan.

Radar ini menjadi yang pertama di Indonesia dengan kemampuan mendeteksi objek hingga radius 515 kilometer.

>>> Prabowo Bocorkan Indonesia Segera Luncurkan Kendaraan Listrik Nasional

Sistem tersebut dirancang untuk memperkuat pengawasan ruang udara strategis dan mendukung pengendalian operasi pertahanan udara nasional secara real-time.

Mobilitas Tinggi dan Teknologi Canggih

Radar GCI ini memiliki desain mobilitas tinggi menggunakan konfigurasi ISO Container 20 kaki.

Dengan kemampuan fast deployment, radar dapat dipindahkan dan dioperasikan secara fleksibel di berbagai lokasi.

Teknologi stacked beam yang digunakan meningkatkan efektivitas pelacakan objek udara dalam berbagai kondisi cuaca.

Sistem ini juga memiliki pembaruan data setiap enam detik serta kemampuan fast time to target untuk mempercepat identifikasi sasaran.

>>> Indonesia Terima Enam Jet Latih T-50i Tambahan dari Korea Selatan

Keunggulan tersebut diperlihatkan langsung oleh jajaran direksi PT Len Industri kepada PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) dalam kunjungan kerja ke Banjarbaru.

Pembangunan radar melibatkan kolaborasi teknisi dari berbagai bidang, seperti teknik sipil, elektro, radio frequency, jaringan, perangkat lunak, dan mekanik.

Tim tersebut menangani seluruh proses mulai dari instalasi hingga pengujian akhir.

Data hasil pemantauan radar terhubung secara terintegrasi dengan sistem komando pertahanan udara TNI Angkatan Udara.

>>> Indonesia Jadi Pendiri WAICO, Target Manfaat Ekonomi AI US$400 Miliar

Integrasi ini memungkinkan informasi potensi ancaman di ruang udara nasional diteruskan secara cepat untuk mendukung operasi pertahanan udara.