Zelensky: Rusia Jadikan Moskow Benteng dengan S-400, S-500, dan Pantsir
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengungkapkan bahwa Rusia telah mengerahkan ratusan peluncur sistem pertahanan udara S-400, S-500, dan Pantsir di sekitar Moskow.
Langkah ini menjadikan ibu kota Rusia sebagai salah satu kawasan paling terlindungi di negara tersebut.
Zelensky menyebutkan bahwa pergeseran aset pertahanan udara itu dilakukan dengan mengorbankan perlindungan di wilayah lain. Ia juga mengatakan hampir 90 peluncur telah dipindahkan ke kawasan Valdai.
Serangan Terfokus pada Infrastruktur Energi
Ukraina meningkatkan tekanan dengan menyerang jaringan bahan bakar Rusia, termasuk kilang minyak, pelabuhan, dan depot minyak.
Kementerian Pertahanan Ukraina melaporkan bahwa pasukannya menyerang 11 kilang minyak Rusia pada Juni 2026, bersama dengan delapan fasilitas industri pertahanan dan komunikasi.
Jangkauan serangan maksimum yang dikonfirmasi melebihi 2.000 km.
Salah satu target adalah Kilang Minyak Tyumen, yang memiliki kapasitas tahunan sekitar 8,3 hingga 9,9 juta ton minyak mentah.
Dampak Lingkungan dan Ekonomi
Infrastruktur minyak yang terbakar menimbulkan risiko lingkungan serius.
>>> Prabowo Pimpin Panen Raya Padi dan Tebu Serentak Bersama TNI
Program Lingkungan PBB (UNEP) memperingatkan bahwa kebakaran dan tumpahan minyak besar dapat menyebabkan kontaminasi luas serta risiko kesehatan dari asap dan emisi beracun.
Pusat Penelitian Gabungan Komisi Eropa menemukan bahwa invasi telah meningkatkan risiko polusi beracun, merusak tanah, dan mengganggu pemantauan lingkungan.
Sekitar 4,2 juta hektar hutan Ukraina terkena dampak perang.
Secara ekonomi, Bank Dunia, Pemerintah Ukraina, Komisi Eropa, dan PBB memperkirakan kerusakan langsung Ukraina mencapai $195,1 miliar per 31 Desember 2025.
Kebutuhan pemulihan dan rekonstruksi diperkirakan $587,7 miliar selama 10 tahun.
Zelensky menekankan bahwa teknologi modern membuat pendudukan semakin sulit bagi penjajah.
>>> 7 Kesalahan Orang Tua yang Bikin Anak Enggan Terbuka
Serangan jarak jauh memaksa Rusia mengerahkan aset pertahanan udara yang langka untuk perlindungan statis, sementara Ukraina berupaya menjadikan setiap peluncur, radar, dan pusat bahan bakar sebagai bagian dari biaya perang.
Update Terbaru
Penurunan Berat Badan Drastis Shinji, Joy, dan Kim Min-ha Khawatirkan Penggemar
Jumat / 17-07-2026, 19:23 WIB
Luhut Akui Regulasi Bikin Investor Ragu Masuk RI: Kita Harus Berbenah
Jumat / 17-07-2026, 19:23 WIB
Klasemen Akhir SEA V Cup 2026: Indonesia Juara Pool A
Jumat / 17-07-2026, 19:23 WIB
Panglima TNI: TNI AD Dukung 55,24 Persen Produksi Beras Nasional
Jumat / 17-07-2026, 19:22 WIB
19 Adegan Anime yang Selalu Membuat Fans Hancur Hati Saat Menonton Ulang
Jumat / 17-07-2026, 19:22 WIB
20 Anime yang Mendefinisikan Ulang Anime Modern
Jumat / 17-07-2026, 19:21 WIB
19 Anime Wajib Tonton Jika Anda Suka The Apothecary Diaries
Jumat / 17-07-2026, 19:21 WIB
Minyak Esensial Wintergreen: Solusi Alami untuk Nyeri Artritis
Jumat / 17-07-2026, 19:21 WIB
Samsung Rilis Patch Keamanan Juli 2026 untuk Galaxy A56, A35, dan A25
Jumat / 17-07-2026, 19:21 WIB
Agar Wanginya Tahan Lama, Pakai Parfum Sebaiknya Berapa Kali Semprot?
Jumat / 17-07-2026, 19:21 WIB
Lightsaber Asli Luke Skywalker dari Star Wars Episode V Terjual Rp64 M
Jumat / 17-07-2026, 19:21 WIB
Cara Mengetahui Shio Berdasarkan Tahun Lahir, Mudah dan Praktis
Jumat / 17-07-2026, 19:21 WIB
4 Rekomendasi Pelembap Wajah Tidak Lengket, Kulit Kenyal dan Terhidrasi
Jumat / 17-07-2026, 19:21 WIB
Eksploitasi Call of Duty Black Ops di PS4/PS5 Ternyata Warisan dari PS3
Jumat / 17-07-2026, 19:14 WIB







