>>> Investasi Tembus Rp2.430 T, Teddy Beberkan 7 Hasil Diplomasi Prabowo

Sistem Pembobotan Skor Prestasi

Setiap sertifikat memiliki bobot nilai bervariasi tergantung level kejuaraan dan status penyelenggara. Semakin bergengsi tingkatan lomba, semakin tinggi poin.

Contoh pembobotan skor juara pertama kategori kedinasan: internasional 100, nasional 91, provinsi 82, kota/kabupaten 73. Skor untuk sertifikat hasil kurasi umumnya lebih rendah.

Penilaian Pengalaman Organisasi dan Kepemimpinan

SPMB Jakarta 2026 juga memberikan apresiasi terhadap pengalaman kepemimpinan di sekolah. Siswa aktif di OSIS, MPK, atau ekstrakurikuler mendapat poin tambahan.

Rincian poin: ketua organisasi 100, wakil ketua/sekretaris/bendahara 67, ketua seksi/anggota seksi 33. Skor serupa berlaku untuk Paskibra, Jambore Nasional, Pramuka Garuda, dan Jumbara.

Apresiasi Khusus untuk Hafiz Quran

Siswa muslim dengan kemampuan menghafal Al-Qur'an mendapat poin khusus berdasarkan jumlah juz. Hafalan 28-30 juz: 100 poin, 13-15 juz: 70 poin, 1-2 juz: 34 poin.

Peran Nilai Rapor dan Persentil

Rerata nilai rapor tetap menjadi variabel penentu.

Data nilai mencakup lima semester terakhir dari kelas 7 hingga kelas 9 semester ganjil untuk mata pelajaran tertentu.

Mata pelajaran yang dihitung: Pendidikan Pancasila, Bahasa Indonesia, Matematika, IPA, IPS, dan Bahasa Inggris. Posisi peringkat siswa di sekolah (persentil) juga dikalkulasi sebagai bobot tambahan.

>>> Shin Hye-sun Bintangi Drakor 'Dash', Drama Hukum Paling Dinanti 2026

Sistem persentil mempertimbangkan kategori kualitas rapor pendidikan sekolah asal. Siswa dengan peringkat atas di sekolahnya akan memperoleh skor persentil lebih kompetitif.