Direktur Hanania Travel, Ahmad Syah Farhan, akhirnya menemui para jamaah yang gagal berangkat umrah. Ia menyampaikan permohonan maaf melalui rekaman video.

Farhan mengakui perusahaannya belum sanggup memberangkatkan jamaah sesuai jadwal Juni dan Juli. Ia berjanji tidak akan melarikan diri dari tanggung jawab.

>>> Aturan Baru Piala Dunia 2026: FIFA Tegaskan Gol dari Pelanggaran Resmi Tidak Sah

Dua Opsi bagi Jamaah

Manajemen Hanania Travel menyiapkan dua skema penyelesaian.

Pertama, penjadwalan ulang secara bertahap dalam enam bulan melalui kerja sama dengan agen travel lain, namun jamaah harus membayar biaya tambahan akibat kenaikan harga avtur dan operasional.

Kedua, pengembalian dana penuh. Proses pencairan refund ini membutuhkan waktu hingga dua tahun.

>>> Indonesia Raih Perak di Kejuaraan Dunia Sepak Bola 7x7 2026

Farhan mengklaim tengah memaksimalkan aset perusahaan dan mengupayakan pinjaman bank untuk mempercepat pembayaran. Ia juga siap menanggung konsekuensi hukum.

Kasus ini telah naik ke tahap penyidikan. Ahmad Syah Farhan ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan penipuan.

>>> Daihatsu Kumpul Sahabat 2026 Digelar Serentak, Hadiah Utama Ayla Modifikasi Langka

Total kerugian ditaksir mencapai puluhan miliar rupiah.