Kepercayaan yang salah bisa berakibat fatal.

Hal itu dialami Li Ping, investor asal Shenzhen, China, yang mengaku menghabiskan 13 juta yuan atau sekitar Rp34,5 miliar untuk mencari mantan istrinya, Zhang Shudan.

>>> Ramalan Zodiak 17 Juli: Taurus Jenuh Kerja, Gemini Perbaiki Komunikasi

Zhang diduga menipu Li, lalu melarikan diri ke Amerika Serikat. Bahkan, ia diduga merusak rem mobil Li hingga menyebabkan kecelakaan sehari setelah pernikahan mereka.

Kisah ini bermula pada 2014 saat Li bertemu Zhang di sebuah forum. Zhang yang bekerja sebagai manajer rekening bank menceritakan kesulitan hidupnya, membuat Li bersimpati.

Zhang beberapa kali meminjam uang dan akhirnya mengajak Li menjalin hubungan.

Pada 2015, Zhang mengaku hamil. Li lalu membeli apartemen senilai 7,5 juta yuan (Rp19,9 miliar) atas nama Zhang sebelum menikah.

Namun sehari setelah pernikahan, rem mobil Li diduga dirusak, menyebabkan kecelakaan.

Beberapa hari kemudian, Zhang meminta uang lagi dengan alasan target penilaian kerja.

>>> Project Runway Season 22 Tayang dengan 22 Desainer, Terbanyak dalam Sejarah

Setelah Li mentransfer 2,74 juta yuan (Rp7,2 miliar), Zhang menghilang ke Los Angeles dengan membawa uang, sertifikat empat apartemen, dan dokumen penting.

Polisi mengungkap Zhang bersama rekannya diduga sengaja merusak rem mobil Li untuk menguasai hartanya.

Li kemudian membuat sayembara berhadiah, menyewa pengacara dan detektif swasta di China dan AS, hingga menghabiskan total Rp34,5 miliar.

Tes DNA juga menunjukkan bayi yang dibawa Zhang bukan anak kandung Li. Pada 2020, pengadilan Shenzhen membatalkan pernikahan mereka dan mengembalikan kepemilikan empat apartemen kepada Li.

Empat tahun kemudian, pengadilan California menjatuhkan hukuman 65 tahun penjara kepada Zhang atas 23 tindak pidana, termasuk penipuan, pelanggaran imigrasi, penculikan anak, dan perdagangan manusia.

>>> FBI Selidiki Ancaman Terkait Kasus Kematian Nolan Wells

Kini, Li mengaku tujuan hidupnya berubah. Ia memilih berbagi pengetahuan investasi kepada masyarakat sebagai bentuk terima kasih kepada mereka yang telah membantunya.