Namun, tingkat konversi tergantung profil kebutuhan masing-masing perusahaan.

Jika eksportir memiliki kewajiban pembayaran dalam dolar AS, seperti impor peralatan atau upah tenaga asing, konversi mungkin tidak penuh.

Secara umum, Myrdal menilai rasio konversi antara 70% hingga 100% sangat mungkin tercapai. Skema ini memberikan fleksibilitas bagi perusahaan sekaligus memperkuat cadangan devisa nasional.

Tantangan bagi Bank Swasta

Kebijakan satu pintu ini memberikan tantangan besar bagi perbankan swasta. Risiko perpindahan dana besar-besaran dari nasabah eksportir ke bank Himbara cukup nyata.

Mekanisme ekspor kini dipusatkan melalui PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI). Perubahan ekosistem ini memaksa eksportir menyesuaikan manajemen keuangan mereka.

Myrdal menilai eksportir cenderung memilih Himbara karena seluruh kegiatan ekspor terintegrasi dalam ekosistem negara. Bank swasta harus meningkatkan daya saing melalui inovasi teknologi dan produk valas kompetitif.

>>> Cara Kerja Blockchain Technology dan Implementasi Praktis Terbaru 2026

Jika tidak, likuiditas valas di bank swasta diprediksi terus tergerus. Meski demikian, bank swasta masih memiliki peluang melalui hubungan afiliasi dengan jaringan bank internasional.