Bobot TKA di SPMB Daerah Berbeda, Dirjen Kemendikdasmen Beri Pesan: Silakan, Tapi...
Pemerintah memberikan kebebasan bagi setiap daerah untuk menentukan bobot nilai Tes Kemampuan Akademik (TKA) dalam proses seleksi siswa baru.
Kebijakan ini berlaku pada jalur prestasi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026/2027.
>>> Resmi Turun, Ini Rincian Harga Patokan Ekspor Emas Terbaru per 1 Juni 2026
Variasi Bobot Nilai TKA di Berbagai Daerah
Setiap wilayah saat ini memiliki standar penilaian yang beragam dalam mengombinasikan nilai rapor dengan hasil tes akademik.
Perbedaan ini terlihat jelas dari kebijakan yang diambil oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan DI Yogyakarta.
Berikut adalah rincian perbandingan bobot penilaian TKA di beberapa wilayah sebagai referensi bagi orang tua dan calon siswa:
- DKI Jakarta: Rerata Nilai Rapor 70%, Nilai TKA 30%
- DI Yogyakarta: Gabungan TKA & TKAD 60%, Rerata Nilai Rapor 40%
Data di atas menunjukkan bahwa DKI Jakarta cenderung lebih memprioritaskan konsistensi nilai rapor selama masa sekolah.
Sementara itu, DI Yogyakarta memberikan porsi yang lebih besar pada hasil ujian akhir melalui penggabungan tes daerah dan nasional.
Prinsip Keadilan dalam Jalur Prestasi
Meskipun daerah memiliki otonomi penuh dalam menentukan persentase nilai, Gogot Suharwoto menekankan satu syarat utama.
Proses seleksi tersebut wajib menjaga integritas dan tidak boleh melanggar prinsip keadilan bagi seluruh calon peserta didik.
>>> Proyeksi Saham Big Banks 2026: Volatilitas Melandai, Sinyal Rebound?
Gogot menjelaskan bahwa jalur prestasi secara garis besar terbagi menjadi kategori akademik dan nonakademik.
Untuk prestasi akademik sendiri, penilaian bersumber dari nilai rapor serta hasil TKA yang diselenggarakan secara resmi.
Pemerintah pusat juga tidak melarang apabila ada daerah yang ingin menyelenggarakan tes tambahan sebagai indikator penilaian. "Selama ada pembobotan yang jelas, daerah dipersilakan mengambil kebijakan tersebut," ungkap Gogot.
Ia juga mencatat adanya variasi ekstrem di lapangan, di mana terdapat daerah yang mematok nilai TKA hingga 80 persen dari total nilai prestasi.
Ada pula wilayah yang menerapkan skema berimbang dengan porsi 50 persen untuk rapor dan 50 persen untuk TKA.
Fleksibilitas ini diharapkan dapat mengakomodasi kebutuhan unik setiap daerah dalam menjaring talenta terbaik di wilayahnya masing-masing.
>>> Sinopsis Azure Spring di Vidio, Drama Healing Terbaru Yeri Red Velvet
Di sisi lain, masyarakat diminta tetap memantau pengumuman hasil TKA yang dijadwalkan terbit pada akhir Mei mendatang.
Update Terbaru
Lenovo Legion Y700 Infinite Bocor: Layar OLED 8 Inci, 5G, Snapdragon 8 Elite Gen 5
Jumat / 17-07-2026, 15:23 WIB
Motorola Pilih Spek Tinggi daripada Storage Besar, Ini Alasannya
Jumat / 17-07-2026, 15:23 WIB
Meta Akui PHK Massal demi AI Belum Berjalan Sesuai Harapan
Jumat / 17-07-2026, 15:22 WIB
Masih Bisa Daftar Pilates di Wellnest Festival 21-22 Juli, Kuota Terbatas
Jumat / 17-07-2026, 15:21 WIB
Kampanye Rp26 Miliar per Bulan Gagal, Israel Mencak-mencak
Jumat / 17-07-2026, 15:21 WIB
Prabowo Pimpin Panen Raya Serentak di 43 Titik Seluruh Indonesia
Jumat / 17-07-2026, 15:21 WIB
Famitsu Japan: Rhythm Heaven Groove Kembali Puncaki Penjualan dengan 126.073 Kopi
Jumat / 17-07-2026, 15:21 WIB
The First Descendant: 14 Pemain Diblokir Permanen, 318 Lainnya Dihukum
Jumat / 17-07-2026, 15:21 WIB
Monitor Gaming LG $1.200 Dikritik karena Instalasi McAfee Diam-diam via Windows Update
Jumat / 17-07-2026, 15:21 WIB
Pra-Pesan Zelda: Ocarina of Time Remake Dikabarkan Mulai 4 Agustus
Jumat / 17-07-2026, 15:21 WIB
CEO GameStop: Penjualan Game Fisik Kini Kurang dari 12% Bisnis
Jumat / 17-07-2026, 15:18 WIB
Prime Video Ganti Pemeran Kratos di Serial God of War Usai Ryan Hurst Cedera
Jumat / 17-07-2026, 15:18 WIB
7 Toko Online HP Terpercaya dengan Garansi Resmi
Jumat / 17-07-2026, 15:17 WIB
Setelah Pakai Galaxy Z Fold 7, Saya Makin Antusias dengan Fitur Baterai Galaxy Z Fold 8 Ultra
Jumat / 17-07-2026, 15:14 WIB







