Prabowo Pimpin Panen Raya Serentak di 43 Titik Seluruh Indonesia
Presiden RI Prabowo Subianto memimpin panen raya serentak di Kabupaten Malang, Jawa Timur, pada Jumat (17/7).
Kegiatan ini berlangsung di 43 titik yang tersebar di seluruh Indonesia. Prabowo memimpin acara secara simbolik dari Malang.
>>> Famitsu Japan: Rhythm Heaven Groove Kembali Puncaki Penjualan dengan 126.073 Kopi
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyatakan bahwa panen raya meliputi tebu, padi, dan kedelai. TNI mendampingi pelaksanaan di masing-masing titik.
Panen tebu didampingi TNI Angkatan Udara di delapan lokasi.
Panen padi oleh TNI Angkatan Darat di 31 titik, dan panen kedelai oleh TNI Angkatan Laut di empat lokasi.
Teddy menyebut kegiatan ini merupakan sinergi TNI dalam mendukung percepatan swasembada pangan nasional.
Selain memimpin panen raya, Prabowo juga meninjau stan yang menampilkan program unggulan TNI dan inisiatif hilirisasi. Langkah ini untuk mendukung peningkatan nilai tambah sektor pertanian dan industri.
Teddy mengatakan bahwa mulai dari peningkatan produksi, pendampingan petani, hingga hilirisasi mampu memberikan nilai tambah bagi kesejahteraan masyarakat.
Kunjungan kerja ini merupakan komitmen pemerintah mendorong produktivitas pertanian, memperkuat hilirisasi, dan mewujudkan swasembada pangan berkelanjutan.
>>> The First Descendant: 14 Pemain Diblokir Permanen, 318 Lainnya Dihukum
Prabowo bersama rombongan terbatas lepas landas dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, menggunakan Pesawat Kepresidenan Indonesia-1.
Mensesneg Prasetyo Hadi, Menlu Sugiono, Menteri ATR/Kepala BPN Nusron Wahid, dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya turut mendampingi.
Mensesneg Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa tiga matra TNI terlibat dalam program ketahanan pangan nasional.
TNI AD mendampingi budidaya padi dan jagung, TNI AL mengembangkan kedelai, dan TNI AU berfokus pada tebu.
Sepanjang Januari-Juni 2026, pendampingan TNI AD mencakup 6,26 juta hektare lahan padi dengan produksi sekitar 19,2 juta ton beras, mendukung 55,24 persen target produksi beras nasional tahun 2026.
Di sektor kedelai, TNI AL mendampingi lahan seluas 2.432 hektare dengan potensi produksi 3.676 ton.
>>> Monitor Gaming LG $1.200 Dikritik karena Instalasi McAfee Diam-diam via Windows Update
Sementara TNI AU mendampingi 236.048 hektare lahan tebu dengan potensi produksi 18,386 juta ton, setara sekitar 1,36 juta ton gula atau 45,05 persen target produksi gula nasional tahun 2026.
Update Terbaru
Gabung Persija, Kwon Chang-hoon Singgung Nama Shin Tae-yong
Jumat / 17-07-2026, 16:23 WIB
Nenek 90 Tahun di Grobogan Jadi Korban Perkosaan Pria 31 Tahun
Jumat / 17-07-2026, 16:23 WIB
Jasad Pria Nganjuk Terkubur di Rumah, Anak Angkat Ditangkap
Jumat / 17-07-2026, 16:22 WIB
Bhayangkara FC Lepas 12 Pemain, Termasuk Spasojevic dan Dendy Sulistyawan
Jumat / 17-07-2026, 16:21 WIB
Gabung Persija, Kwon Chang-hoon Singgung Nama Shin Tae-yong
Jumat / 17-07-2026, 16:21 WIB
Bhayangkara FC Lepas 12 Pemain, Termasuk Spasojevic dan Dendy Sulistyawan
Jumat / 17-07-2026, 16:21 WIB
China Protes Keras AS Perpendek Durasi Visa Jurnalis Beijing
Jumat / 17-07-2026, 16:21 WIB
Truk Tabrak 8 Kendaraan di Sibolangit Sumut, 4 Tewas dan 8 Luka
Jumat / 17-07-2026, 16:21 WIB
Putri KW Buka Rahasia Kalahkan Pemain Nomor 2 Dunia di Japan Open 2026
Jumat / 17-07-2026, 16:21 WIB
Rupiah Ditutup Menguat ke Rp17.921 per Dolar AS Sore Ini
Jumat / 17-07-2026, 16:21 WIB
Polisi Serahkan Tersangka Don Ritto dan Emas 74 Kg ke Kejagung
Jumat / 17-07-2026, 16:18 WIB
Crimson Desert Raup USD190,1 Juta, Jadi Game Baru Terlaris Ketiga di Steam
Jumat / 17-07-2026, 16:18 WIB
Saber Exec: Space Marine 3 Mungkin Rilis 2028, Mikrotransaksi Agresif Tidak Direncanakan
Jumat / 17-07-2026, 16:18 WIB
18 Karakter Wanita Shonen yang Mencuri Perhatian di Setiap Adegan
Jumat / 17-07-2026, 16:16 WIB







