Ledakan terjadi di Gudang Pusat Munisi (Gupusmu) II Pusat Peralatan Angkatan Darat (Puspalad), Saradan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, pada Kamis (16/7).

TNI Angkatan Darat (AD) mengonfirmasi adanya korban jiwa dan luka-luka dalam peristiwa tersebut. TNI menyampaikan belasungkawa dan akan melakukan investigasi.

>>> PM Inggris Desak FIFA Selidiki Spanduk 'Las Malvinas' Timnas Argentina

Kronologi Kejadian

Insiden terjadi saat personel TNI AD melaksanakan prosedur pemeriksaan dan perawatan materiil munisi di salah satu gudang penyimpanan.

Kepala Dinas Penerangan TNI AD (Kadispenad) Brigjen Donny Pramono mengatakan perawatan tersebut sudah melalui prosedur yang berlaku, mulai dari briefing awal hingga pelaksanaan.

Korban Ledakan

Satu orang personel TNI dinyatakan meninggal dunia, empat orang mengalami luka berat, dan dua orang lainnya luka ringan.

>>> Sekilas Millwall FC, Klub Baru Elkan Baggott: Lahir dari Buruh, Dibesarkan oleh Konflik

Setelah kejadian, satuan segera mengevakuasi seluruh korban ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.

Investigasi dan Pengamanan

TNI AD membentuk tim investigasi untuk mengetahui kronologi dan penyebab ledakan. Tim sudah berangkat menuju lokasi pada hari yang sama.

Donny mengatakan investigasi akan dilakukan secara profesional, objektif, dan menyeluruh. Ia belum bisa memastikan jenis munisi yang meledak.

>>> Eks Kiper AS Bongkar Wajah Asli Klub Baru Elkan Baggott: Hati-hati, Millwall FC Itu Keras

Lokasi ledakan telah ditutup dan hanya tim investigasi yang diizinkan masuk untuk penyelidikan.