Chief Business Officer Saber Interactive yang baru diangkat, Steve Allison, meredakan kekhawatiran penggemar soal masa depan Warhammer 40,000: Space Marine 3.

Ia juga memberi isyarat bahwa sekuel yang sangat dinantikan itu bisa menjadi bagian dari jadwal rilis studio pada 2028.

>>> 18 Karakter Wanita Shonen yang Mencuri Perhatian di Setiap Adegan

Meski Saber kemudian mengklarifikasi bahwa belum ada jendela rilis resmi yang diumumkan, komentar Allison telah memicu diskusi luas di komunitas game.

Diskusi bermula di Reddit, di mana seorang penggemar bertanya apakah kedatangan Allison—yang sebelumnya menjabat di Epic Games—akan menyebabkan monetisasi yang lebih agresif untuk Space Marine 2 dan sekuelnya.

Allison menjawab langsung, menjelaskan filosofi penerbitan Saber dan menegaskan bahwa mikrotransaksi bukan bagian dari strategi jangka panjang perusahaan.

Pernyataannya kemudian diverifikasi oleh Saber Interactive dalam pernyataan kepada IGN.

Saber Berjanji Hindari Mikrotransaksi Agresif

Menjawab kekhawatiran komunitas, Allison menekankan bahwa pendekatan Saber adalah menjual game yang utuh, bukan mengandalkan monetisasi pasca-rilis yang ekstensif.

"Tugas saya bukan memeras uang dari produk Saber melalui taktik seperti itu," ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa perusahaan berencana terus menawarkan konten pasca-rilis gratis bersama DLC berbayar tertentu.

Allison juga mengakui bahwa kontroversi Chapter Voice Pack DLC Space Marine 2 menjadi pelajaran berharga bagi tim pengembang.

"Sebagai perusahaan, Saber tidak pernah mengejar MTX. Bukan cara kami mengerjakan produk.

Kami menjual game utama dengan rencana DLC gratis untuk komunitas dan mungkin melakukan DLC berbayar," katanya.

Allison juga merujuk pada karya penerbitannya sebelumnya di Alan Wake Remastered dan Alan Wake 2, yang juga menghindari model bisnis berbasis mikrotransaksi.