EA Hapus Progres Berbayar di College Football 27 Usai Protes Pemain
EA Sports telah menghapus opsi progres berbayar dari College Football 27 setelah mendapat kritik luas dari pemain hanya beberapa hari setelah perilisan game.
Keputusan ini diambil setelah para penggemar keberatan dengan hadirnya mikrotransaksi di Road to Glory, mode karier pemain tunggal, dan Online Dynasty.
>>> Assassin's Creed Black Flag Resynced Cetak Rekor Steam dengan 2 Juta Penjualan Hari Pertama
Mereka menilai progres berbayar tidak pantas ada di game seharga $70.
Pengumuman tersebut disampaikan melalui akun resmi EA Sports College Football X. Penerbit game itu mengakui respons negatif dari komunitas.
"Masukan Anda tentang Road to Glory dan Dynasty adalah bahwa kami meleset dengan diperkenalkannya opsi progres berbayar," tulis EA.
EA menjelaskan bahwa fitur tersebut diperkenalkan untuk "memberi pemain lebih banyak pilihan" dan dirancang terpisah dari sistem progres inti.
Namun, perusahaan mengaku gagal memberikan nilai yang diharapkan pemain.
Semua opsi progres berbayar di Road to Glory dan Online Dynasty kini telah dihapus.
Kampanye Komunitas Berperan Besar
Gelombang protes mendapat momentum besar di media sosial. Kreator konten Bordeaux memimpin kampanye #CFBPlayDontPay.
>>> Mantan Developer Ungkap Ambisi Besar di Balik Gagalnya Peluncuran Assassin's Creed Unity
Setelah EA mengumumkan perubahan, Bordeaux merayakannya dengan cuitan "Kita berhasil," merujuk pada dorongan sukses dari komunitas.
Para pemain juga memuji keputusan ini di Reddit.
Salah satu komentar dengan banyak suara positif berbunyi: "Jangan biarkan siapa pun memberi tahu Anda bahwa mengorganisir diri melawan perusahaan raksasa tidak ada gunanya."
Respons cepat EA menunjukkan bagaimana masukan komunitas dapat langsung memengaruhi keputusan pasca-rilis, terutama untuk waralaba olahraga besar.
Meskipun para penggemar menyambut baik penghapusan progres berbayar, pernyataan EA mengindikasikan bahwa penerbit belum sepenuhnya meninggalkan fitur live-service.
Perusahaan mengatakan targetnya untuk College Football 28 dan rilis mendatang adalah menyediakan "fitur dan konten berharga dengan transparansi dan komunikasi yang lebih baik."
Alih-alih menutup kemungkinan monetisasi sepenuhnya, EA mengisyaratkan bahwa masalahnya terletak pada cara progres berbayar diperkenalkan, bukan pada konsepnya sendiri.
>>> Cara Kerja AI 'Deep Research' yang Mengungkap Informasi Tersembunyi
Artinya, pemain mungkin akan melihat konten live-service tambahan di seri mendatang, tetapi EA akan menghadapi pengawasan lebih ketat setelah kontroversi College Football 27.
Update Terbaru
Harry Tampak Ceria di Invictus Games Meski Meghan Batal Hadir
Minggu / 12-07-2026, 03:46 WIB
Cincin Emas 2.000 Tahun Bertuliskan Brahmi Ditemukan di Thailand
Minggu / 12-07-2026, 03:37 WIB
Persib Ubah Jadwal TC karena Piala Presiden 2026
Minggu / 12-07-2026, 03:37 WIB
Developer Paddle Paddle Paddle Kritik Kebijakan Refund Dua Jam Steam
Minggu / 12-07-2026, 03:37 WIB
Guardians Pilih Pitcher Liam Peterson di Putaran Pertama MLB Draft 2026
Minggu / 12-07-2026, 03:14 WIB
Cincinnati Reds Pilih Shortstop Alabama Justin Lebron di Putaran Pertama MLB Draft 2026
Minggu / 12-07-2026, 03:11 WIB
Pengadilan Brasil Perintahkan Microsoft Pulihkan Akun Xbox yang Diretas
Minggu / 12-07-2026, 03:11 WIB
Buccaneers Hadapi Tenggat Kontrak Baker Mayfield Sebelum Kamp Pelatihan
Minggu / 12-07-2026, 03:10 WIB
Joe Pavelski Pimpin American Century Championship, LIV Golf Hadapi Gugatan Hukum
Minggu / 12-07-2026, 03:07 WIB
Lizzo Buka Suara soal Kontroversi, Ketenaran, dan Awal Baru
Minggu / 12-07-2026, 03:06 WIB
Iklim Ketakutan di Departemen Keamanan Dalam Negeri AS
Minggu / 12-07-2026, 03:06 WIB
Acer Sospiro A15 Resmi Meluncur dengan Dual Display dan Kamera 64 MP
Minggu / 12-07-2026, 03:01 WIB
Vivo Y05e Resmi Dijual di Afrika Selatan dengan Baterai 5.150 mAh
Minggu / 12-07-2026, 03:01 WIB
Daftar HP Infinix Terbaru 2026: Smart 20 hingga GT Series
Minggu / 12-07-2026, 02:49 WIB







