Resmi Turun, Ini Rincian Harga Patokan Ekspor Emas Terbaru per 1 Juni 2026
Kementerian Perdagangan (Kemendag) resmi menetapkan penurunan Harga Patokan Ekspor (HPE) untuk komoditas emas pada periode pertama Juni 2026.
Penyesuaian ini berlaku mulai 1 hingga 14 Juni 2026.
>>> Proyeksi Saham Big Banks 2026: Volatilitas Melandai, Sinyal Rebound?
Berdasarkan data terbaru, HPE emas turun 1,43 persen dibandingkan periode sebelumnya. Saat ini, harga berada di level 148.396,49 dolar AS per kilogram (kg).
Pada periode kedua Mei 2026, HPE emas masih bertengger di angka 150.555,29 dolar AS per kg.
Penurunan ini cukup signifikan.
Harga Referensi Emas Juga Terkoreksi
Selain HPE, Harga Referensi (HR) emas juga mengalami penurunan.
Pada paruh pertama Juni ini, HR emas dipatok sebesar 4.615,65 dolar AS per troy ounce (toz).
Angka ini turun dari posisi sebelumnya yang mencapai 4.682,80 dolar AS per troy ounce.
Seluruh ketetapan ini memiliki payung hukum melalui Keputusan Menteri Perdagangan Nomor 1416 Tahun 2026.
Regulasi tersebut mengatur HPE dan HR atas produk pertambangan yang dikenakan bea keluar. Masa berlaku aturan ini mulai 1 hingga 14 Juni 2026.
Faktor Pemicu Koreksi Harga
Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kemendag, Tommy Andana, menjelaskan penyebab penurunan harga. Selama masa pengumpulan data, harga emas terkoreksi sekitar 1,43 persen.
>>> Sinopsis Azure Spring di Vidio, Drama Healing Terbaru Yeri Red Velvet
Salah satu pemicu utamanya adalah perubahan minat investor yang beralih ke instrumen keuangan lain. Banyak investor mulai melirik aset yang memberikan imbal hasil langsung (yield) dibandingkan emas.
Emas dikategorikan sebagai non-yielding asset karena tidak menghasilkan bunga atau dividen secara rutin. Hal ini membuat daya tarik emas meredup ketika instrumen lain menawarkan keuntungan lebih kompetitif.
Update Terbaru
Pemkot Parepare Kurangi Personel Paskibraka Akibat Efisiensi Anggaran
Jumat / 17-07-2026, 16:33 WIB
BGN Ungkap Tunggakan Rp1,6 Triliun Era Dadan Hindayana, Pembayaran Masih Diproses
Jumat / 17-07-2026, 16:33 WIB
Alasan Presiden Argentina Tak Nonton Final Piala Dunia 2026 di Stadion, Demi Ritual Keberuntungan
Jumat / 17-07-2026, 16:32 WIB
BGN Ungkap Pembelian Motor Listrik Rp 411 Miliar, Kini Diusut Kejaksaan
Jumat / 17-07-2026, 16:28 WIB
Halte Transjakarta Kebon Sirih Arah Kota Ditutup Sementara Imbas Proyek MRT
Jumat / 17-07-2026, 16:28 WIB
Hands-on Motorola Razr Fold: Premium Khas Pantone, Sayang Cuma 256 GB
Jumat / 17-07-2026, 16:28 WIB
Gabung Persija, Kwon Chang-hoon Singgung Nama Shin Tae-yong
Jumat / 17-07-2026, 16:23 WIB
Nenek 90 Tahun di Grobogan Jadi Korban Perkosaan Pria 31 Tahun
Jumat / 17-07-2026, 16:23 WIB
Jasad Pria Nganjuk Terkubur di Rumah, Anak Angkat Ditangkap
Jumat / 17-07-2026, 16:22 WIB
Bhayangkara FC Lepas 12 Pemain, Termasuk Spasojevic dan Dendy Sulistyawan
Jumat / 17-07-2026, 16:21 WIB
Gabung Persija, Kwon Chang-hoon Singgung Nama Shin Tae-yong
Jumat / 17-07-2026, 16:21 WIB
Bhayangkara FC Lepas 12 Pemain, Termasuk Spasojevic dan Dendy Sulistyawan
Jumat / 17-07-2026, 16:21 WIB
China Protes Keras AS Perpendek Durasi Visa Jurnalis Beijing
Jumat / 17-07-2026, 16:21 WIB
Truk Tabrak 8 Kendaraan di Sibolangit Sumut, 4 Tewas dan 8 Luka
Jumat / 17-07-2026, 16:21 WIB







