Pengusaha Desak Tata Kelola Ekspor Danantara Sumberdaya Lebih Aman dan Resmi 2026
Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) bersama sejumlah gabungan asosiasi di sektor sumber daya alam (SDA) menyampaikan dukungan terhadap kebijakan pemerintah untuk memperkuat tata kelola ekspor komoditas strategis nasional.
Dukungan ini disertai catatan agar implementasi aturan dilakukan secara bertahap. Hal ini penting untuk menjaga kelancaran arus ekspor Indonesia.
>>> Sukuk Tabungan ST016 Resmi Terbit, Investasi Aman Mulai Rp1 Juta
Harapan Pengusaha atas Kebijakan Tata Kelola Ekspor
Pernyataan sikap dirilis pada Senin, 1 Juni 2026, melibatkan organisasi besar di sektor pertambangan dan perkebunan.
Selain APINDO, ada Indonesian Mining Association (IMA) dan Asosiasi Pertambangan Batubara Indonesia (APBI-ICMA).
Forum Industri Nikel Indonesia (FINI) serta Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) juga bergabung. Mereka menilai penguatan tata kelola ini krusial untuk meningkatkan transparansi perdagangan internasional.
Langkah pemerintah dipandang sebagai solusi mencegah praktik merugikan negara, seperti under-invoicing dan transfer pricing. Dengan tata kelola lebih ketat, kontribusi devisa hasil ekspor diharapkan optimal.
Namun, pelaku usaha mengingatkan aspek strategis yang perlu perhatian serius. Mulai dari kepastian hukum hingga mekanisme pelaksanaan teknis, termasuk operasional PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI).
Asosiasi berpendapat setiap komoditas memiliki karakteristik unik yang tidak bisa disamaratakan dalam satu aturan kaku. Perbedaan mencakup struktur kontrak, rantai pasok, mekanisme pembiayaan, dan profil pembeli global.
Poin utama yang ditekankan meliputi: penerapan kebijakan secara transparan, akuntabel, dan bertahap; jaminan kepastian hukum bagi kontrak berjalan; kejelasan regulasi Devisa Hasil Ekspor (DHE) dan Domestic Market Obligation (DMO); serta penyusunan skema perdagangan internasional yang pasti.
Melalui poin tersebut, pengusaha berharap pemerintah mengedepankan dialog agar kebijakan tidak menjadi beban baru. Transisi yang mulus dianggap kunci keberhasilan regulasi ini.
Update Terbaru
Trump Buka Dokumen Intelijen soal Kerentanan Pemilu AS
Jumat / 17-07-2026, 09:17 WIB
Napalm Death Guncang NPR Tiny Desk dengan Set Paling Brutal
Jumat / 17-07-2026, 09:15 WIB
Fosil T-Rex 'Gus' Terjual Rekor Rp900 M di Lelang
Jumat / 17-07-2026, 09:14 WIB
KKP Rilis Skema BBM Khusus Rp15.000 per Liter untuk Kapal Perikanan 30-200 GT
Jumat / 17-07-2026, 09:14 WIB
Sidang Dokter Tifa Memanas, JPU Dituding Sembunyikan 26 BAP Krusial
Jumat / 17-07-2026, 09:14 WIB
Basuki Minta Tambahan Rp2,7 Triliun untuk IKN, Menkeu Tunggu Arahan Prabowo
Jumat / 17-07-2026, 09:14 WIB
Dokter Tifa: Ada Pihak yang Ketakutan di Kasus Ijazah Jokowi
Jumat / 17-07-2026, 09:14 WIB
Alasan Stephen Chow Pilih Dilraba Dilmurat di Kung Fu Soccer Terungkap
Jumat / 17-07-2026, 09:14 WIB
Hilary Duff Bongkar Treatment Ekstrem: Botox hingga Facial Sperma Salmon
Jumat / 17-07-2026, 09:13 WIB
Gaya Amora Lemos Anak KD Kembali Masuk Sekolah, Pakai Tas Rp 7 Jutaan
Jumat / 17-07-2026, 09:12 WIB
Mitsubishi Resmi Luncurkan Xforce Hybrid, Harga Mulai Rp445 Juta
Jumat / 17-07-2026, 09:12 WIB
Jim Parsons Ungkap Tekanan Berat di Balik Kesuksesan The Big Bang Theory
Jumat / 17-07-2026, 09:08 WIB
Apple TV+ Tambah Michelle Buteau dan Simu Liu ke Komedi Elizabeth Banks
Jumat / 17-07-2026, 09:07 WIB
Christopher Nolan Bawa Konsep Troy 20 Tahun Lalu ke Film The Odyssey
Jumat / 17-07-2026, 09:07 WIB







