Sebuah pesawat Boeing 767 milik United Airlines yang membawa 202 orang terpaksa kembali ke Bandara Internasional Newark Liberty pada Sabtu (30/5/2026) malam.

Penerbangan yang menuju Palma de Mallorca, Spanyol, itu berbalik arah setelah terdeteksi adanya ancaman keamanan.

>>> Purbaya Optimistis Tekanan Rupiah terhadap Dolar AS Mereda di Tahun 2026

Pesawat lepas landas sekitar pukul 18.00 waktu setempat, namun kembali mendarat pada pukul 21.37. Total terdapat 190 penumpang dan 12 awak kabin di dalamnya.

Pemicu Putar Balik

Kecurigaan muncul saat petugas keamanan mendeteksi perangkat Bluetooth dengan nama yang dianggap provokatif. Kru pesawat berulang kali meminta penumpang mematikan fungsi Bluetooth, namun dua perangkat masih terdeteksi aktif.

Maskapai memutuskan kembali ke Newark demi keselamatan. Setelah mendarat, polisi Port Authority melakukan penyisiran menyeluruh di kabin dan kargo.

>>> Pasar Minyak Dunia Terancam Sulit Pulih di 2026, Damai AS-Iran Tak Lagi Efektif?

TSA memeriksa ulang manifes penumpang, sementara CBP melakukan verifikasi dokumen tambahan.

Setelah dinyatakan aman, penumpang dipindahkan ke pesawat pengganti dengan kru baru. Penerbangan pengganti lepas landas Minggu dini hari dan tiba di Palma de Mallorca pada sore hari.

Rentetan Insiden United Airlines

Peristiwa ini menambah daftar gangguan yang dialami United Airlines dalam waktu dekat. Sehari sebelumnya, penerbangan Chicago-Minneapolis dialihkan ke Wisconsin karena penumpang tak terkendali yang mencoba masuk kokpit.

>>> Produksi Gas Iran di South Pulih Normal Usai Serangan, Simak Kabar Terbaru

Pada 3 Mei 2026, pesawat United Airlines menabrak tiang lampu dan truk kargo saat mendarat di Newark. Maskapai terus berkomitmen meningkatkan standar keamanan.