Pasar Minyak Dunia Terancam Sulit Pulih di 2026, Damai AS-Iran Tak Lagi Efektif?
Pasar minyak dunia harus bersiap menghadapi kenyataan pahit setelah berakhirnya ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran.
Meskipun perdamaian nantinya tercapai, aktivitas pengiriman minyak melalui Selat Hormuz diprediksi tidak akan pernah kembali ke level normal.
>>> Produksi Gas Iran di South Pulih Normal Usai Serangan, Simak Kabar Terbaru
Kondisi ini disebabkan oleh kekhawatiran mendalam para pemilik kapal terhadap risiko keamanan di kawasan Teluk Persia. Mereka kini jauh lebih waspada dalam mempertimbangkan keselamatan aset dan awak kapal.
Kapal-kapal komersial milik negara Barat cenderung enggan melewati Selat Hormuz jika Iran masih memegang kendali penuh. Ketidakpastian hukum juga menjadi alasan utama di balik keraguan tersebut.
Para pelaku usaha khawatir jika harus berkoordinasi dengan Korps Garda Revolusi Islam Iran, mereka justru akan terjerat sanksi AS.
Situasi ini menciptakan dilema besar bagi kelancaran arus energi global.
Dampak Penutupan Selat Hormuz
Sebelumnya, kebebasan navigasi di Selat Hormuz hampir tidak pernah mendapatkan tantangan serius.
Kondisi berubah drastis saat Iran menutup jalur laut tersebut sebagai reaksi atas konflik dengan AS dan Israel pada akhir Februari lalu.
Penutupan ini memicu gangguan pasokan minyak paling signifikan dalam sejarah ekonomi modern. Tekanan akibat blokade ini memaksa AS untuk segera mencari kesepakatan guna menyelamatkan ekonomi dunia.
Teheran memanfaatkan posisi tawar ini untuk memperkuat pengaruh mereka atas selat tersebut dalam setiap negosiasi.
Banyak pemimpin di Timur Tengah kini meyakini bahwa kendali operasional atas Selat Hormuz telah berpindah ke tangan Iran.
Amos Hochstein, mantan penasihat senior bidang energi untuk eks Presiden AS Joe Biden, menyatakan bahwa dominasi Iran di selat tersebut akan tetap bertahan.
Update Terbaru
Emelec Hadapi Orense di Machala di Tengah Krisis Gol dan Sanksi FIFA
Jumat / 17-07-2026, 08:15 WIB
WNBA Tunda Laga Liberty vs Wings Akibat Gangguan Penerbangan
Jumat / 17-07-2026, 08:14 WIB
Washington Mystics Hadapi Portland Fire di CareFirst Arena
Jumat / 17-07-2026, 08:14 WIB
Kabut Asap Kebakaran Hutan Chicago Diprediksi Hilang Jumat Sore
Jumat / 17-07-2026, 08:14 WIB
Boca Juniors Hadapi Sarmiento di Babak 16 Besar Copa Argentina
Jumat / 17-07-2026, 08:14 WIB
Penguntit Shia LaBeouf Klaim Aktor Itu Klon dan Korban Perdagangan Seks
Jumat / 17-07-2026, 08:14 WIB
CF Montreal Hadapi Toronto FC di Laga Klasik Kanada Usai Piala Dunia
Jumat / 17-07-2026, 08:13 WIB
Kreator 'Full House' Jeff Franklin Jual Rumah Mewah di Beverly Hills Rp 700 M
Jumat / 17-07-2026, 08:12 WIB
Pengacara Armando Rubio Minta Bantuan DHS untuk Jenguk Anak Sakit
Jumat / 17-07-2026, 08:12 WIB
Rapper Desiigner Ditangkap Lagi atas Tuduhan KDRT dan Perusakan Barang
Jumat / 17-07-2026, 08:08 WIB
AI Claude Prediksi Spanyol Juara Piala Dunia 2026 Usai 50 Ribu Simulasi
Jumat / 17-07-2026, 08:07 WIB
Iker Casillas Sebut Strategi Bertahan Tuchel Jadi Biang Kekalahan Inggris
Jumat / 17-07-2026, 08:07 WIB
Rapat DPRD Riau Memanas: Suara Tinggi, Gebrak Meja, hingga Tantang Duel
Jumat / 17-07-2026, 08:07 WIB
Dirut Agrinas Minta Maaf soal Gaji Kopdes Merah Putih, Akui Salah Hitung Pakai Excel
Jumat / 17-07-2026, 08:07 WIB







