Produksi Gas Iran di South Pulih Normal Usai Serangan, Simak Kabar Terbaru
Iran berhasil memulihkan aktivitas operasional di sektor energi yang sempat terhambat akibat eskalasi konflik bersenjata baru-baru ini.
Tiga platform lepas pantai di ladang gas South Pars kini mulai beroperasi kembali setelah sebelumnya terhenti total.
>>> Bocoran Terbaru iPhone Fold: Desain HP Lipat Apple 2026 Makin Nyata
Kabar ini pertama kali dilaporkan oleh media resmi pemerintah setempat, IRNA. Pemulihan ini menjadi sinyal penting bagi stabilitas pasokan energi domestik Iran.
Strategi Pemulihan Produksi Gas
Touraj Dehqani, CEO Pars Oil and Gas Company, memberikan penjelasan teknis mengenai kondisi infrastruktur. Ia mengungkapkan bahwa ketiga platform di South Pars tidak mengalami kerusakan akibat serangan.
Masalah utama justru muncul dari fasilitas pengolahan di darat yang menjadi pusat penerimaan aliran gas dari laut. Upaya taktis dilakukan untuk mengembalikan aliran produksi gas.
- Mengalihkan pasokan gas dari tiga platform utama ke fasilitas pemrosesan alternatif di sekitar area ladang gas.
- Melakukan isolasi sementara pada jalur pipa yang terhubung dengan fasilitas darat yang rusak.
- Mengaktifkan sistem interkoneksi cadangan untuk memastikan aliran energi tidak terputus.
- Memulai proses audit keamanan sebelum membuka akses gas ke jaringan distribusi nasional.
Dengan strategi ini, Iran mampu memulihkan volume produksi secara normal tanpa menunggu perbaikan fasilitas darat selesai. Hal ini dilakukan untuk menjaga keseimbangan energi nasional.
Dampak Kerusakan Fasilitas Darat
Menurut Anadolu Agency, anjungan lepas pantai sudah siap beroperasi sejak awal konflik mereda.
Namun, operasional terkendala karena instalasi pengolahan di daratan lumpuh akibat serangan militer Amerika Serikat dan Israel.
Hancurnya infrastruktur darat menyebabkan sistem interkoneksi antara sumur gas di laut dan kilang pengolahan terputus. Akibatnya, pengelola kehilangan akses untuk memproses bahan mentah ke konsumen akhir.
Update Terbaru
Tolman Hadirkan Ford Escort XR3i Reborn dengan Tenaga 148 HP
Selasa / 02-06-2026, 00:55 WIB
Harga Emas Antam Hari Ini Stagnan, Cek Rincian Harga Terbaru Per Gram 2026
Selasa / 02-06-2026, 00:55 WIB
BI Rate Naik, MSIG Indonesia Atur Portofolio: SBN dan Deposito Jadi Pilihan Aman 2026
Selasa / 02-06-2026, 00:55 WIB
Insentif EV Kanada Dorong Lonjakan Penjualan 80%, Dealer Masih Tunggu Pembayaran
Selasa / 02-06-2026, 00:50 WIB
Rupiah Melemah ke Rp17.844 per Dolar AS Pagi Ini, Intip Kurs Terbaru 2026
Selasa / 02-06-2026, 00:50 WIB
Purbaya Ancam Periksa DSI Jika Kebijakan Ekspor Satu Pintu Tak Dongkrak Penerimaan
Selasa / 02-06-2026, 00:50 WIB
NVIDIA Resmi Luncurkan Prosesor RTX Spark untuk PC Windows Arm
Selasa / 02-06-2026, 00:45 WIB
Cek Bansos Mei 2026: Daftar Bantuan Resmi yang Cair Langsung ke Rekening KKS
Selasa / 02-06-2026, 00:45 WIB
Cara Cek NISN Online 2026 Terbaru: Mudah, Resmi, dan Cepat Tanpa Ribet
Selasa / 02-06-2026, 00:45 WIB
Skuter Mini Honda 1981 Muat di Bagasi NSX, Tapi Bensinnya Harus Dikosongkan Dulu
Selasa / 02-06-2026, 00:40 WIB
Presiden Hungaria Tolak Mundur, Krisis Politik Makin Memanas
Selasa / 02-06-2026, 00:40 WIB
Iran dan AS Intens Tukar Pesan Rahasia Soal Kesepakatan Terbaru
Selasa / 02-06-2026, 00:40 WIB
Miller Motorcars Ubah Porsche Carrera GT Jadi Supercar Retro JC9
Selasa / 02-06-2026, 00:35 WIB
Prabowo Hadiri Persemayaman Ryamizard Ryacudu di Kemhan, Momen Penuh Haru
Selasa / 02-06-2026, 00:35 WIB






