Pertamina dan Boeing Jajaki Ekosistem SAF untuk Aviasi Rendah Emisi
PT Pertamina (Persero) memperkuat langkah pengembangan bahan bakar ramah lingkungan dengan menggandeng Boeing.
Kerja sama ini ditandai melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) untuk menjajaki pembangunan ekosistem Sustainable Aviation Fuel (SAF) di Indonesia.
Langkah ini diarahkan untuk mendukung dekarbonisasi sektor penerbangan sekaligus mempercepat transisi energi menuju target Net Zero Emission (NZE).
Kolaborasi tersebut mencakup penjajakan berbagai aspek dalam rantai nilai SAF, mulai dari bahan baku hingga distribusi.
Pertamina dan Boeing akan bekerja sama mengidentifikasi peluang pengembangan ekosistem SAF yang berkelanjutan dan kompetitif.
SAF merupakan bahan bakar penerbangan yang diproduksi dari sumber terbarukan seperti minyak jelantah, lemak hewani, atau biomassa.
Penggunaan SAF dapat mengurangi emisi karbon hingga 80% dibandingkan bahan bakar fosil konvensional.
>>> 5 Komplek Perumahan di Bekasi Utara dan Sekitarnya
Indonesia memiliki potensi besar dalam pengembangan SAF berkat ketersediaan bahan baku yang melimpah.
Pertamina sebelumnya telah memproduksi SAF melalui proses co-processing di kilang minyak.
Boeing sebagai produsen pesawat global memiliki komitmen untuk mendukung penggunaan SAF di industri penerbangan.
Kerja sama ini diharapkan dapat mempercepat adopsi SAF di Indonesia dan membuka peluang ekspor.
>>> Prediksi 23 Pemain Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Kombinasi Senior dan Darah Muda
Dengan ekosistem yang kuat, Indonesia dapat menjadi pemain kunci dalam industri aviasi rendah emisi di kawasan.
Update Terbaru
5 Sepeda City Bike Termurah, Mulai Rp1 Jutaan untuk Keliling Kota hingga Berangkat Kerja
Kamis / 09-07-2026, 11:44 WIB
Apakah Gunung Kawi Bisa Didaki? Ini Jalur dan Estimasi Waktu Pendakiannya
Kamis / 09-07-2026, 11:43 WIB
Wakil Presiden AS: Iran Hanya Punya Dua Pilihan, Patuhi Kesepakatan atau Hadapi Serangan Lagi
Kamis / 09-07-2026, 11:43 WIB
Bos Pintu Imbau Investor Pemula Lakukan Riset Mandiri Sebelum Beli Aset Kripto
Kamis / 09-07-2026, 11:43 WIB
UGM Didesak Akui Salah dan Minta Maaf soal Ijazah Jokowi, Jika Ngeyel Bakal Dipidanakan
Kamis / 09-07-2026, 11:43 WIB
Strategi Pertamina Loloskan Kapal Tanker dari Selat Hormuz Terungkap
Kamis / 09-07-2026, 11:42 WIB
Oppo Find N7 Dikabarkan Bawa Baterai 6.500 mAh di Desain Lipat Lebar
Kamis / 09-07-2026, 11:42 WIB
Perbedaan Lip Tint, Lip Cream, Lip Balm, dan Lip Gloss, Jangan Sampai Salah Pilih
Kamis / 09-07-2026, 11:42 WIB
Gaya Elegan Han So Hee Jadi Princess Dior, Bergaun Pink Pastel di Paris
Kamis / 09-07-2026, 11:42 WIB
SUV Mewah BYD Dikeluhkan Ratusan Konsumen, Atap Bocor
Kamis / 09-07-2026, 11:42 WIB
Pengisi Suara Azuki Shibuya Umumkan Pernikahan
Kamis / 09-07-2026, 11:35 WIB
Paddy Pimblett Evaluasi Divisi Ringan UFC Jelang UFC 329
Kamis / 09-07-2026, 11:35 WIB
Samsung Gelar Galaxy Unpacked Musim Panas pada 22 Juli di London
Kamis / 09-07-2026, 11:35 WIB
Praktisi Hukum Sorot Dugaan Rekayasa Keuangan di PT Pos Indonesia, Dirut Diduga Dipaksa Lengser
Kamis / 09-07-2026, 11:35 WIB







