India juga mulai meningkatkan kapasitas penyimpanannya meski saat ini masih di angka 21 juta barel.

Sejarah Krisis yang Memicu Kewaspadaan Global

Kesadaran dunia mengenai pentingnya cadangan minyak lahir dari sejarah krisis yang menyakitkan.

Krisis minyak pada tahun 1973 hingga 1974 menjadi titik balik ketika harga minyak dunia melonjak hingga 300 persen dalam waktu singkat.

Peristiwa tersebut mendorong pembentukan International Energy Agency (IEA) sebagai wadah koordinasi menghadapi gangguan pasokan energi.

Salah satu mandat utama IEA adalah memastikan setiap negara anggota memiliki cadangan minyak yang cukup untuk kondisi darurat.

Beberapa momen krusial pelepasan cadangan minyak strategis dunia meliputi Perang Teluk (1991), Badai Katrina (2005), Perang Sipil Libya (2011), Invasi Rusia ke Ukraina (2022), dan penutupan Selat Hormuz (2026).

Setiap krisis selalu diikuti dengan penguatan kapasitas penyimpanan oleh negara-negara besar.

Cadangan minyak strategis kini menjadi bagian integral dari sistem keamanan nasional di berbagai belahan dunia.

>>> Cara Cek Tagihan BPJS Kesehatan Terbaru 2026 Secara Online dan Offline, Praktis Tanpa Ribet

China telah membuktikan dominasinya dengan stok hampir 1,4 miliar barel, memberikan gambaran peta kekuatan ekonomi baru di masa depan.