Mengenal Angeles Duran, Sosok Viral yang Klaim Pemilik Matahari dengan Surat Resmi
Seorang wanita asal Spanyol bernama Angeles Duran kembali menjadi perbincangan di media sosial. Ia mengklaim sebagai pemilik sah Matahari dengan dokumen notaris resmi.
Kisah dari wilayah Galicia ini sebenarnya sudah viral beberapa tahun lalu. Kini kembali mencuat setelah dibagikan ulang di Instagram.
>>> Update Harga BBM Pertamina per 1 Juni 2026: Pertamax Turbo Naik, Dexlite dan Pertamina Dex Turun
Awal Mula Klaim Kepemilikan Matahari
Kisah ini pertama kali dilaporkan oleh AFP pada 2010. Saat itu, Duran yang berusia 49 tahun mendaftarkan bintang pusat tata surya atas namanya.
Ia tidak sekadar membuat pernyataan lisan. Duran mendatangi kantor notaris untuk meresmikan kepemilikan.
Dokumen mencatatnya sebagai pemilik bintang tipe G2 yang berjarak 149,6 juta kilometer dari Bumi. Langkah ini terinspirasi oleh pria AS yang lebih dulu mengklaim Bulan.
Memanfaatkan Celah Hukum Internasional
Angeles Duran menyatakan tindakannya didasari pemahaman hukum yang matang. Ia mengaku menemukan celah dalam perjanjian internasional tentang benda langit.
Aturan global melarang negara menguasai benda langit. Namun, Duran berargumen tidak ada klausul yang melarang individu melakukan hal serupa.
>>> Kemenkeu Usut Dugaan Manipulasi Transfer Pricing Ekspor CPO
Berikut poin utama dasar klaimnya:
- Memanfaatkan perjanjian internasional yang hanya membatasi negara, bukan perorangan.
- Memiliki dokumen notaris dengan detail teknis Matahari sebagai aset pribadi.
- Menjadi orang pertama yang mengajukan klaim, sehingga merasa berhak.
Duran menegaskan siapa pun bisa melakukan hal yang sama. Ia yakin fondasi hukumnya cukup kuat.
Rencana Pajak dan Tujuan Sosial
Duran dikabarkan sempat berencana menarik pajak dari pengguna sinar matahari. Namun, ia berjanji dana tersebut tidak untuk kepentingan pribadi.
Ia berencana menyumbangkan hasil pajak untuk anggaran negara Spanyol, dana pensiun, dan penelitian ilmiah. Duran ingin memberikan dampak positif bagi masyarakat.
>>> Ukraina Klaim Serang Kilang Rosneft di Saratov, Rusia
Fenomena ini terus menjadi perdebatan antara logika sains dan celah hukum formal.
Update Terbaru
Hakim Minta Jaksa Penuhi Permintaan Dokter Tifa soal Dokumen Ijazah Jokowi
Jumat / 17-07-2026, 00:56 WIB
IKN Tetap Bangun Pusat Finansial Meski Tak Jadi Lokasi PFII, 6 Bank Siap Masuk
Jumat / 17-07-2026, 00:56 WIB
BPK Temukan Dana Bansos Error Rp2 Triliun, Gus Ipul: Sudah Dikembalikan ke Kas Negara
Jumat / 17-07-2026, 00:56 WIB
Usai Ijazah, Keaslian Almamater Jokowi Dipertanyakan: Tak Pernah Diundang UGM
Jumat / 17-07-2026, 00:56 WIB
Rogbid Luncurkan Kipas Genggam Breeze dengan Bodi Logam dan Pendingin
Jumat / 17-07-2026, 00:56 WIB
ICC Beri Peringatan ke Gurnoor Brar Akibat Lemparan Bola Tak Pantas
Jumat / 17-07-2026, 00:52 WIB
LeBron James Bicara di New York di Tengah Antisipasi NBA Free Agency
Jumat / 17-07-2026, 00:52 WIB
El Nino Kuat Ancam Pecahkan Rekor Suhu Global
Jumat / 17-07-2026, 00:52 WIB
Penggemar Bertanya-tanya soal Momen Avengers: Endgame di Doomsday
Jumat / 17-07-2026, 00:50 WIB
Mantan Developer: Elder Scrolls Online Tak Mampu Pertahankan Kecepatan Rilis Konten
Jumat / 17-07-2026, 00:50 WIB
Super Mario 64 Berhasil Dijalankan di Konsol Termahal Era 90-an, Meski 'Agak' Fungsional
Jumat / 17-07-2026, 00:50 WIB
Netflix Rilis Serial Komedi Golf The Hawk Dibintangi Will Ferrell
Jumat / 17-07-2026, 00:49 WIB
Carlos Alcaraz Masuk Daftar Cincinnati Open Usai Pulih dari Cedera
Jumat / 17-07-2026, 00:49 WIB
Asap Kebakaran Hutan Kanada Picu Peringatan Kualitas Udara di Midwest AS
Jumat / 17-07-2026, 00:49 WIB







