Departemen Kehakiman AS Rilis 3 Juta Halaman Dokumen Kasus Jeffrey Epstein ke Publik
Pemerintah Amerika Serikat resmi membuka jutaan halaman dokumen baru terkait kasus mendiang Jeffrey Epstein kepada publik. Langkah ini dilakukan Departemen Kehakiman AS pada Jumat (30/1/2026) sebagai bagian dari kewajiban undang-undang transparansi yang disahkan parlemen akhir tahun lalu.
Kasus Epstein kembali menyita perhatian luas karena selama bertahun-tahun menyeret nama-nama tokoh berpengaruh dan memicu perdebatan soal akuntabilitas lembaga penegak hukum.
Table of Contents
Lebih dari Tiga Juta Halaman Dibuka
Wakil Jaksa Agung AS Todd Blanche menjelaskan bahwa dokumen yang dipublikasikan mencakup lebih dari tiga juta halaman berkas. Selain itu, turut dirilis sekitar 2.000 video serta 180.000 gambar yang berkaitan dengan penyelidikan kasus tersebut.
Baca juga: Apa Itu Epstein Files PDF, Dokumen Skandal Elite Global yang Mengguncang Dunia
Menurut Blanche, publikasi ini menandai tahap akhir dari proses panjang yang dirancang pemerintah AS untuk memenuhi amanat undang-undang transparansi dokumen Epstein.
Penyensoran Tetap Diberlakukan
Meski dibuka ke publik, sebagian dokumen tetap mengalami penyensoran ketat. Blanche menyebut penyensoran dilakukan berdasarkan pengecualian hukum yang mengizinkan perlindungan terhadap identitas korban dan materi yang masih terkait penyelidikan aktif.
Identitas korban menjadi perhatian utama karena jumlahnya diperkirakan melampaui seribu orang. Pemerintah menilai perlindungan ini mutlak agar publikasi tidak menimbulkan dampak lanjutan bagi para penyintas.
Baca juga: Epstein File PDF Dibuka ke Publik, Dokumen Kasus Kejahatan Seksual Anak Singgung Indonesia
Proses Panjang dan Kritik Publik
Publikasi dokumen Epstein sebelumnya menuai kritik karena dinilai terlalu banyak sensor dan berjalan lambat. Menanggapi hal itu, Blanche menyatakan volume dokumen yang sangat besar menuntut proses peninjauan ekstra hati-hati.
Update Terbaru
Pendaftaran KIP Kuliah 2026 Jalur Mandiri PTN Resmi Dibuka
Kamis / 18-06-2026, 10:45 WIB
Saham Big Banks Kompak Melemah Menjelang Pengumuman Suku Bunga Bank Indonesia
Kamis / 18-06-2026, 10:44 WIB
Cara Cek Desil Bansos 2026 untuk Ukur Peluang Bantuan Sosial
Kamis / 18-06-2026, 10:44 WIB
Pertamina Patra Niaga Jaga Stabilitas Harga Pertamax Juni 2026
Kamis / 18-06-2026, 10:44 WIB
Hyundai Siap Luncurkan Sedan Listrik Ioniq V di China pada 2026
Kamis / 18-06-2026, 10:44 WIB
Saham Big Banks Melemah Jelang Pengumuman Suku Bunga Bank Indonesia
Kamis / 18-06-2026, 10:44 WIB
Song Hye Kyo Tampil Memukau dengan Makeup Tipis di Cannes
Kamis / 18-06-2026, 10:44 WIB
Kemenag Bantah Menag Nasaruddin Umar Samakan Pemerintah dengan Firaun
Kamis / 18-06-2026, 10:41 WIB
BYD M6 DM Siap Guncang Pasar Mobil Hybrid Indonesia dengan Harga Mulai Rp 298 Juta
Kamis / 18-06-2026, 10:40 WIB
Rebel Wolves Resmi Kenalkan The Blood of Dawnwalker, Game Action-RPG Open World Dark Fantasy
Kamis / 18-06-2026, 10:40 WIB
Aktris Daveigh Chase Meninggal Dunia Akibat Komplikasi Sepsis
Kamis / 18-06-2026, 10:40 WIB
Vicky Prasetyo Bantah Dugaan Penipuan Perangkat Audio Rp213 Juta
Kamis / 18-06-2026, 10:40 WIB
Polri dan TNI Kawal Eksekusi Pengosongan Blok 15 Eks Hotel Sultan
Kamis / 18-06-2026, 10:40 WIB
Wamenekraf dorong pemasaran IP lokal lewat kolaborasi lintas sektor
Kamis / 18-06-2026, 10:40 WIB






