Pendiri Microsoft Bill Gates memberikan kesaksian di hadapan panel anggota Kongres Amerika Serikat pada Kamis (11/6/2026) mengenai hubungannya dengan penjahat seks Jeffrey Epstein.

Pertemuan tertutup dengan House Oversight and Government Reform Committee itu menjadi momen bagi Gates untuk menyatakan penyesalannya.

>>> Korea Selatan Hadapi Republik Ceko di Laga Perdana Grup A Piala Dunia 2026

Gates menghadiri sidang komite tersebut guna memberikan keterangan yang transparan mengenai interaksi masa lalunya dengan Epstein.

Mantan orang terkaya di dunia ini juga menyatakan dukungan penuhnya terhadap pembukaan dokumen-dokumen penting terkait kasus ini ke publik.

"Saya mendukung pengungkapan semua berkas Epstein dan sangat berharap bahwa, melalui upaya Anda dan orang lain yang memperjuangkan hak mereka, para korban kejahatan Epstein akan mendapatkan keadilan yang layak mereka dapatkan," ucap Gates.

Dalam kesempatan tersebut, Gates menegaskan bahwa dirinya sama sekali tidak pernah terlibat ataupun melihat tindakan ilegal yang dilakukan oleh Epstein.

Ia membantah dengan keras segala spekulasi mengenai keterlibatan dirinya dalam aktivitas pelanggaran hukum tersebut.

"Saya ingin menyatakan dengan jelas: Saya tidak pernah menyaksikan atau memiliki indikasi bahwa Epstein terlibat dalam tindakan kejahatan yang berkelanjutan," kata Gates dalam kesaksiannya.

Miliarder filantropi ini menambahkan penjelasan terperinci mengenai batas hubungan komunikasinya dengan Epstein.

Gates menyatakan dirinya selalu menjaga jarak secara personal dari seluruh properti milik terpidana kasus prostitusi anak tersebut.

"Saya tidak pernah mengunjungi pulaunya, peternakannya, atau rumahnya di Florida. Saya tidak pernah melecehkan siapapun.

Meskipun dia berusaha menjalin hubungan pribadi, saya tidak pernah tertarik dan tidak pernah membalasnya," imbuhnya.

Interaksi awal antara keduanya dimulai pada tahun 2011 melalui perantara pihak ketiga yang dipercaya Gates dalam urusan profesional dan yayasan amal Gates Foundation.