Bill Gates Akui Kesalahan Fatal Temui Jeffrey Epstein di DPR AS
Pendiri Microsoft Bill Gates memberikan kesaksian dalam sidang tertutup di hadapan Komite Pengawas DPR Amerika Serikat pada Rabu (10/6/2026) terkait hubungannya dengan mendiang pelaku kejahatan seksual Jeffrey Epstein.
Gates secara terbuka mengakui telah membuat kesalahan penilaian yang fatal karena sempat menjalin kontak dengan pemodal tersebut.
>>> Didier Deschamps Terima Status Unggulan Prancis di Piala Dunia 2026
Pertemuan tertutup yang berlangsung di Capitol Hill, Washington, dilakukan setelah nama Gates muncul berulang kali dalam dokumen penyelidikan Departemen Kehakiman AS.
Melalui pernyataan tertulis yang diberikan kepada Associated Press, ia menegaskan tidak pernah mengetahui adanya aktivitas kriminal selama berinteraksi dengan Epstein.
"Saya berharap kesaksian ini dapat membantu upaya penting komite untuk mencari keadilan bagi para korban," ujar Bill Gates.
Pemanggilan untuk Memahami Titik Lemah Penegakan Hukum
Ketua Komite Pengawas DPR James Comer menjelaskan bahwa pemanggilan ini bertujuan untuk memahami titik lemah penegakan hukum pemerintah dalam menangani kasus Epstein.
Comer menyatakan langkah ini bukan bentuk tuduhan pidana langsung kepada pendiri Microsoft tersebut.
>>> IHSG Berpotensi Uji Level 6.000 pada Perdagangan Kamis
Hubungan antara Gates dan Epstein dilaporkan bermula dari rekomendasi rekan-rekan di dunia filantropi untuk penggalangan dana kesehatan global, namun interaksi itu berakhir pada 2014.
Gates juga membantah pernah mengunjungi properti maupun pulau pribadi milik Epstein.
"Saya tidak pernah memviktimisasi siapa pun.
Meskipun ia mungkin mencoba membangun hubungan pribadi, saya tidak pernah tertarik dan tidak pernah menanggapinya," tegas Bill Gates.
Penyelidikan jejaring perdagangan seks anak di bawah umur ini terus dikembangkan oleh Departemen Kehakiman AS setelah Epstein tewas di sel tahanan New York pada 2019.
>>> Siliwangi Open 2026: Turnamen Padel di Bandung Hadirkan Hadiah Rp125 Juta
Sebelum Gates, mantan Presiden Bill Clinton juga telah memberikan kesaksian serupa selama enam jam pada Februari lalu mengenai asosiasinya dengan Epstein.
Update Terbaru
Cara Mengajukan GoPay Pinjam agar Cepat Disetujui, Lengkap dengan Syaratnya
Kamis / 11-06-2026, 01:40 WIB
Samsung Kembangkan Galaxy Tab Active6 dengan Dukungan 5G untuk Pekerja Lapangan
Kamis / 11-06-2026, 01:24 WIB
Nico Paz Kecam Hoaks Cedera Lutut Usai Bela Argentina
Kamis / 11-06-2026, 01:24 WIB
Portugal Bawa Skuad Mentereng ke Piala Dunia 2026, tapi Sorotan Tetap ke Cristiano Ronaldo
Kamis / 11-06-2026, 01:12 WIB
Nomad Luncurkan Aksesori Stellar Orange Sambut Tren iPhone 17 Pro
Kamis / 11-06-2026, 01:09 WIB
Pemilik Properti di Portland Temukan Ribuan Ban Ilegal di Lahan Baru
Kamis / 11-06-2026, 01:06 WIB
Pakistan Tantang Afghanistan di Final Diamond Jubilee Tournament 2026
Kamis / 11-06-2026, 01:06 WIB
Realme P4R 5G Resmi Meluncur dengan Baterai 8.000 mAh dan Sertifikasi Militer
Kamis / 11-06-2026, 01:05 WIB
Pakistan Hadapi Afghanistan pada Final Diamond Jubilee 2026
Kamis / 11-06-2026, 01:04 WIB
Polri Hidupkan Lagi Satgas Anti-Mafia Bola Cegah Judi Online
Kamis / 11-06-2026, 01:04 WIB
Oppo Reno 16 Global Terendus di Geekbench, Bawa Snapdragon 7 Gen 4
Kamis / 11-06-2026, 00:56 WIB
Sean Gelael dan Team WRT 32 Siap Tempur di 24 Hours of Le Mans
Kamis / 11-06-2026, 00:56 WIB
Pemerintah Pastikan Harga BBM dan LPG Subsidi Tidak Naik
Kamis / 11-06-2026, 00:36 WIB
Bogor Hornbills Kalahkan Satria Muda Bandung di Semifinal IBL 2026
Kamis / 11-06-2026, 00:36 WIB






