Langkah-langkah perbaikan yang sedang ditempuh meliputi:

  • Audit Fasilitas IPAL: Memastikan kelayakan teknis alat yang sudah terpasang.
  • Pelatihan Operasional: Meningkatkan pemahaman pengelola mengenai cara kerja IPAL.
  • Uji Baku Mutu Air: Memastikan limbah sisa produksi aman dibuang ke lingkungan.
  • Rekonsiliasi Izin: Memulihkan status operasional dapur yang sebelumnya ditangguhkan.

Tujuan utama dari pendampingan ini adalah memastikan alat yang telah tersedia dapat berfungsi secara maksimal.

Pemkab Magetan berharap limbah yang dihasilkan nantinya benar-benar memenuhi ambang batas aman sebelum dilepas ke saluran pembuangan umum.

Pihak berwenang berharap proses renovasi dan edukasi teknis ini dapat rampung dalam waktu singkat agar distribusi makanan tidak terganggu lama.

Hal ini penting demi menjaga kelangsungan Program Makan Bergizi Gratis yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat Magetan.

Dengan adanya standar yang lebih ketat, diharapkan program ini tidak hanya memberikan manfaat gizi bagi penerimanya, tetapi juga tetap selaras dengan upaya menjaga kebersihan lingkungan.

>>> 30 Link Twibbon Hari Lahir Pancasila 2026, Desain Keren dan Paling Dicari

Pemkab Magetan berkomitmen untuk terus mengawasi jalannya program ini agar tetap berjalan sesuai regulasi nasional.